24.5 C
Jakarta
Jumat, Desember 2, 2022

Zulhas: 350 Ribu Ton Kedelai Impor Tiba Desember, Dijual Rp 10 Ribu per Kg

Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan atau Zulhas, mengaku telah menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor kedelai dari Amerika Serikat sebanyak 350 ribu ton. Rencananya, komoditas pangan tersebut akan tiba di Indonesia pada Desember 2022.
Zulhas mengungkapkan harga kedelai yang melonjak saat ini dikarenakan produk yang beredar di pasar merupakan kedelai yang diimpor pada Agustus lalu dari AS.
“Kedelai memang (naik), karena kedelai sekarang kan itu belinya bulan Agustus baru sampainyasekarang, harganya mahal,” kata Zulhas melalui keterangan tertulis usai kunjungan kerja di Pasar Pa’baeng- baeng, Makassar, Minggu (6/11).
Dengan ditugaskannya Bulog mengimpor kedelai, Zulhas mengatakan pemerintah akan memberikan subsidi hingga Rp 3.000. Sehingga masyarakat bisa membelinya dengan harga Rp 10.000 per kg.
“Oleh karena itu, Bapak Presiden kita sudah rapat perintahkan Bulog untuk impor, tapi kan impor sekarang datangnya Desember, itu harganya kira-kira sampai sini Rp 11.000 akan dijual Rp 10.000,” ungkap Zulhas.
Zulhas memastikan kedelai dari AS tersebut sudah dibeli oleh Bulog. Namun, pengiriman yang memanfaatkan fasilitas kapal membuat perjalanan kedelai tersebut baru tiba di Tanah Air pada Desember 2022.
“Jadi perlu kapalnya itu 40 sampai 50 hari. Jadi memang hari-hari ini mahal tapi kami subsidi Rp 1.000. Kita lagi upayakan subsidinya Rp 2.000 atau Rp 3.000,” ungkap Zulhas.
Lebih lanjut, Zulhas mengungkapkan harga terigu saat ini sebenarnya mulai turun. Hanya saja, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah yang bisa saja mempengaruhi harga terigu.
“Kalau terigu enggak (naik), terigu sudah mulai turun kan harga sananya, cuma yang naik rupiahnya. Dulu rupiah kan Rp 14.500, sekarang Rp 15.700, nah itu,” tutur Zulhas.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles