31.5 C
Jakarta
Sabtu, Februari 4, 2023

Warga Bojonegoro Diduga Terjun dari Atas Jembatan ke Sungai

Bojonegoro – Seorang perempuan berinisial TM (40), warga Desa Jelu, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, diduga bunuh diri dengan menceburkan diri dari atas di desa setempat. Selasa dini hari (13/02/2022).
Dari data yang dihimpun, korban diketahui mengalami depresi akibat penyakitnya tidak kunjung sembuh.
Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro bersama aparat Kecamatan Ngasem dan masyarakat setempat, telah melakukan upaya pencarian, namun hingga Selasa petang (09/01/2023) pukul 18.00 WIB, korban masih belum ditemukan, sehingga proses pencarian untuk sementara dihentikan. Pencarian akan dilanjutkan pada Rabu pagi (10/01/2023).
Kapolsek Ngasem, Polres Bojonegoro, Inspektur Satu (Iptu) Karyoto, dikonfirmasi awak media ini membenarkan bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait dugaan orang yang melompat ke sungai dari atas jembatan.
“Korban mengalami depresi. Diduga bunuh diri dengan menceburkan diri ke Sungai Tidu dari atas Jembatan Gladak di Desa Jelu, pada Selasa pagi dini hari (09/01/2023) sekitar pukul 02.00 WIB. Sekali lagi ini hanya dugaan sementara. Jadi belum ada kepastian,” tutur Kapolsek Ngasem Iptu Karyoto.
Kapolsek menambahkan bahwa setelah menerima laporan, pihaknya bersama Tim SAR Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bojonegoro, dan masyarakat setempat, telah melakukan upaya pencarian terhadap korban, namun hingga petang ini korban masih belum ditemukan, sehingga proses pencarian untuk sementara dihentikan dan akan dilanjutkan pada Rabu pagi (10/01/2023).
“Sudah ada pencarian oleh petugas Polsek, BPBD, dan warga Desa Jelu. Belum ada hasil, pencarian dilanjut besok,” kata Kapolsek. (red/imm)
Catatan: Bunuh diri bukan solusi dari semua permasalahan hidup. Bila Anda, saudara, keluarga, atau teman yang Anda kenal sedang mengalami depresi atau krisis kejiwaan karena berbagai hal, dan merasakan dorongan untuk bunuh diri, disarankan untuk menghubungi dokter kesehatan jiwa di fasilitas kesehatan terdekat, seperti puskesmas, klinik atau rumah sakit.
Untuk pencegahan tindakan bunuh diri, masyarakat yang mengetahui upaya tindakan bunuh diri, dapat menghubungi aparat yang ada di desa atau kelurahan setempat.
Editor: Imam Nurcahyo
Publisher: Imam Nurcahyo
Story ini telah di-publish di: https://beritabojonegoro.com

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles