28.9 C
Jakarta
Rabu, Desember 7, 2022

Uni Eropa Cari Cara Bantu Sektor Energi Ukraina Pasca Serangan Rusia

Uni Eropa sedang mencari cara untuk meningkatkan bantuan untuk sektor energi Ukraina setelah serangan Rusia yang “kejam dan tidak manusiawi” yang menyebabkan luasnya pemadaman listrik. Dikutip dari Reuters, hal itu disampaikan Komisi Energi Uni Eropa Kadri Simson, Selasa (2/11).
Simson yang mengunjungi Kiev untuk menunjukkan solidaritas dengan Ukraina setelah Rusia meningkatkan serangan rudalnya di fasilitas listrik Ukraina dalam beberapa minggu terakhir, menyebut perusahaan asing harus didesak untuk memprioritaskan transfer peralatan tenaga ke Ukraina. Serangan Rusia membuat banyak warga Ukraina tanpa listrik atau air pada Senin (1/11), dan pemadaman listrik bergilir dilakukan untuk menghemat energi sementara para insinyur melakukan perbaikan.
Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan kepada Simon bahwa “terorisme energi” yang dilakukan Rusia merusak sekitar 40% infrastruktur energi Ukraina.
“Pemboman Rusia terhadap infrastruktur (Ukraina) jelas adalah taktik untuk meningkatkan penderitaan manusia,” kata Simson dalam konferensi pers di ibu kota Ukraina bersama Menteri Energi German Galushchenko. Dia mengatakan Ukraina membutuhkan peralatan dan alat khusus untuk memperbaiki kerusakan infrastruktur energi, dan dia mengatakan kepada Zelensky bahwa Uni Eropa “menghubungi rekan-rekan untuk membantu dengan dukungan khusus yang diperlukan.
Simon menambahkan, serangan yang dilakukan Rusia “kejam dan tidak manusiawi, tapi tidak mengejutkan”. Lewat Twitter, ia mengatakan “melakukan semua upaya untuk meningkatkan bantuan keuangan, teknis, dan praktis.
Bantuan tambahan akan datang dari organisasi Uni Eropa, negara anggota, mitra internasional, dan donor swasta. Simon mengindikasikan kemampuan Uni Eropa untuk menyediakan peralatan yang dibutuhkan Ukraina dengan terbatas, tapi mengatakan 27 anggota akan melakukan segala cara untuk menyediakan peralatan.
“Kebutuhan suku cadang sangat besar sehingga tidak ada tempat yang tersedia untuk mengirimkannya di tempat,” kata dia. Dia juga mengatakan situasi di pembangkit listrik tenaga nuklir Zaporizhzhia yang diduduki Rusia di Ukraina Selatan “sangat tidak bertanggung jawab”.
Kiev dan Moskow saling menuduh terkait penembakan di sekitar PLTU. Zelensky lewat Telegram mengatakan dia dan Simson telah mengadakan “pertemuan yang berarti”.
“Kami membahas langkah lebih lanjut untuk memastikan keamanan energi Ukraina, serta masalah penguatan sanksi energi terhadap Federasi Rusia,” kata Zelensky tanpa memberi rincian.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles