30.9 C
Jakarta
Selasa, Januari 31, 2023

Transaksi Uang Elektronik Tembus Rp 400 Triliun Sepanjang 2022

Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo mencatat, nilai transaksi uang elektronik sepanjang 2022 tembus di angka Rp 399,6 triliun atau tumbuh 30,84 persen secara tahunan atau year on year (yoy). Angka tersebut diproyeksi meningkat 23,90 persen (yoy) hingga mencapai Rp 495,2 triliun pada tahun 2023.
Begitu pula nilai transaksi digital banking yang naik 28,72 persen (yoy) menjadi Rp 52.545,8 triliun. Transaksi bank digital diproyeksikan tumbuh 22,13 persen (yoy) mencapai Rp 64.175,1 triliun pada tahun 2023.
Di sisi lain, jumlah uang kartal yang diedarkan (UYD) pada Desember 2022 meningkat 6,95 persen (yoy) mencapai Rp 1.026,5 triliun.
“Pada tahun 2023 Bank Indonesia akan terus mendorong inovasi sistem pembayaran dan memastikan ketersediaan uang rupiah dengan kualitas yang terjaga di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Perry dalam konferensi pers di Gedung BI, Kamis (19/1).
“Termasuk melalui perluasan untuk distribusi uang Rupiah layak edar ke wilayah terluar, terdepan, dan terpencil (3T),” sambungnya.
Perry memastikan, Bank Indonesia akan terus menjaga stabilitas dan meningkatkan efisiensi sistem pembayaran melalui penguatan kebijakan dan akselerasi digitalisasi sistem pembayaran untuk menjaga momentum pemulihan ekonomi.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles