25 C
Jakarta
Jumat, Februari 3, 2023

TDA Surabaya Buka Kelas Klinik Bisnis dengan Universitas Hang Tuah Surabaya

SURABAYA – Komunitas Tangan Di Atas (TDA) daerah Surabaya melaksanakan pembinaan karier dan kewirausahaan mahasiswa Universitas Hang Tuah Surabaya. Kegiatan ini mengusung tema, 'Memulai bisnis tanpa modal'. Acara ini diikuti kurang lebih 70 mahasiswa bertempat di Universitas Hang Tuah Surabaya, Sabtu (26/11/2022).
Ketua TDA Surabaya Febri Nazuka mengatakan, bahwa kegiatan ini untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan pada mahasiswa dan mahasiswi. Komunitas TDA mendukung dan mendorong anak muda tidak hanya menemukan karier yang tepat namun juga membuka lapangan pekerjaan dengan berwirausaha.
Pemberi materi pada acara itu, Febri Nazuka, Zahra Margautami selaku Sekretaris TDA Surabaya 7.0 dan Dr. Wachyu hari haji.
''Saat ini, jiwa kewirausahaan banyak dikembangkan dan dikelola anak muda. Dikemas dengan inovasi dan kreasi yang berbeda sehingga memiliki nilai jual,” ujarnya.
Febri menyebutkan, kegiatan ini banyak menjelaskan tentang perjalanan membangun sebuah bisnis, mempertahankan bisnis dan membangun jaringan. Selain itu, TDA Surabaya juga membuka bisnis klinik, sebagai tempat konsultasi bisnis.
“Dengan adanya bisnis klinik, mahasiswa bisa lebih termotivasi menjadi seorang entrepreneur. Kami bisa memberikan masukan-masukan sesuai dengan pengalaman bisnis yang sudah pernah mereka jalankan,” ujarnya.
Febri menambahkan, berdirinya suatu usaha bukan hal yang instan atau langsung. Tetapi banyak sejarah pengusaha sukses berawal dari merintis usaha sejak kecil. Hingga bisa berkembang dengan pesat dan sukses. Oleh sebab itu, dia mengajak mahasiswa untuk menanamkan jiwa kewirausahaan dan mengajak untuk melakukan usaha mulai saat ini.
“Saya mengajak teman-teman untuk melakukan wirausaha selain mengurangi angka pengangguran juga dengan berwirausaha dapat menemukan inovasi dan kreativitas serta dapat melihat peluang sehingga terciptanya peluang usaha,'' katanya.
Menurut Febri, kendala yang banyak dihadapi bagi seseorang, khususnya mahasiswa yang memulai usaha dipengaruhi beberapa faktor. Seperti takut mencoba, keterbatasan modal, inovasi, dan niat.
''Saya mengajak adik-adik untuk melakukan wirausaha membantu pemerintah mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan perekonomian,” jelasnya.
Febri berharap kegiatan ini memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa dan mahasiswi. TDA selalu mendorong masyarakat dan berbagi tips bisnis sehingga memiliki nilai manfaat.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles