26.1 C
Jakarta
Senin, Desember 5, 2022

Tangisan Susi di Rangkulan Sambo

Tangisan Asisten Rumah Tangga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, Susi, pecah di ruang sidang. Momen tersebut terjadi saat dia bersaksi dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua untuk kedua bosnya itu yang kini menjadi terdakwa.
Susi bersaksi bersama ART lainnya, Diryanto alias Kodir, pada Selasa (8/11) sore. Keduanya dapat giliran setelah para ajudan Sambo memberikan kesaksian.
Kesaksian Susi ini terpotong skors Salat Magrib. Majelis hakim menskors sidang hingga pukul 19.00 WIB. Saat sidang diskors, Susi beranjak dari kursi saksinya, dia nampak menghampiri Putri.
Susi kemudian tak kuasa menahan air mata. Dia menangis. Setelahnya, dia pun berjalan ke arah pintu keluar ruangan persidangan sambil terisak. Di ujung pintu, sudah ada Sambo yang hendak dipakaikan rompi tahanan.
Susi yang terisak berjalan. Dia mengusap air mata saat berhadapan dengan Sambo. Sang mantan jenderal itu pun merangkul Susi sembari mengusap kepalanya. Sambo terlihat tersenyum saat merangkul Susi tersebut.
Setelahnya, Susi berjalan keluar ruangan persidangan. Sementara Sambo terlebih dahulu mengenakan rompi tahanan, lalu menyusul keluar dari ruangan persidangan.
Momen serupa juga sempat terjadi saat pagi hari tadi sebelum sidang dimulai. Saat tiba di ruang sidang, Susi tampak langsung mendekati Putri yang duduk di kursi terdakwa. Susi langsung mencium tangan kemudian memeluk Putri. Pelukan mereka terjadi beberapa saat, diakhiri dengan usapan tangan Putri di wajah Susi.
Setelahnya, Susi mendekati Ferdy Sambo lalu mencium tangannya. Susi kemudian kembali ke kursi saksi. Setelahnya dia keluar dari ruangan sidang, sebab para ajudan menjadi yang pertama di periksa kesaksiannya.
Sosok Susi sempat menjadi sorotan lantaran beberapa kali ditegur hakim lantaran dinilai memberikan keterangan yang berbelit dan tidak benar. Kala itu, Susi bersaksi untuk terdakwa Richard Eliezer.
Kini, Susi kembali dihadirkan sebagai saksi. Namun untuk terdakwa Sambo dan Putri. Dalam persidangan, Susi juga masih kerap ditegur hakim karena kesaksiannya.
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi merupakan terdakwa kasus pembunuhan Yosua pada 8 Juli 2022. Bersama dengan Richard Eliezer, Kuat Ma'ruf, dan Ricky Rizal.
Pembunuhan dipicu Sambo yang marah usai mendapat laporan istrinya dilecehkan Yosua. Menurut pengacara, pelecehan terjadi di Magelang pada 7 Juli 2022.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles