28.6 C
Jakarta
Selasa, Februari 7, 2023

Seorang Warga Sleman Tewas Usai Pesta Miras Oplosan

Miras oplosan kembali memakan korban jiwa. Setelah belum lama menewaskan warga Kapanewon Jetis Kabupaten Bantul dan juga Kapanewon Berbah Kabupaten Sleman, kini miras oplosan merenggut jiwa warga Sleman Utara.
MF, pria asal Kabupaten Sleman Utara meregang nyawa di rumah Sakit Panti Rini. Dokter yang berusaha menolongnya dari dampak menenggak miras oplosan tak berhasil menyelamatkan nyawa MF.
“MF sempat dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong lagi,”kata Kapolresta Sleman AKBP Achmad Imam Rifai, Kamis (24/11/2022)
Rifai mengatakan pihaknya baru mendapatkan informasi adanya korban dengan inisial MF meninggal dunia. MF dikabarkan mengkonsumsi miras oplosan bersama beberapa temannya.
Terkait peristiwa ini polisi lantas melakukan pengecekan di lapangan dan melakukan pemeriksa sejumlah saksi. Dari pendalaman tersebut, diketahui korban menenggak miras pada hari Senin bersama teman-temannya.
“Jadi mereka membeli miras oplosan dengan sistem COD,”kata dia.
Mendapat informasi jika ada salah satu warga Sleman meninggal karena mengkonsumsi miras oplosan, pihaknya lantas melakukan upaya-upaya penyelidikan. Antara lain pengecekan terhadap korban di rumah sakit, lalu mengambil keterangan dari beberapa saksi.
Berdasarkan informasi yang berhasil mereka kumpulkan, setelah menenggak minuman oplosan itu, malam harinya, korban diketahui berjalan sempoyongan dan dilarikan ke rumah sakit. Selang beberapa saat korban dinyatakan meninggal dunia.
Satreskrim Polresta Sleman kemudian mencari asal mula korban mendapatkan minuman keras tersebut. Dari penyelidikan itulah kemudian ada empat orang terduga pembuat miras yang diamankan, mereka kini tengah diperiksa polisi
“Sudah diamankan 4 orang terduga pelaku yang memproduksi atau membuat minuman beralkohol tanpa izin tersebut,” katanya.
Atas kejadian itu, Kapolres mengimbau warga masyarakat di Sleman agar tidak mengkonsumsi miras terlebih miras oplosan. Karena hal tersebut sangat membahayakan dan bisa merenggut nyawa yang meminumnya.
Agar peristiwa tersebut tidak terulang, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan tindakan mengoplos atau membuat minuman berbahaya bagi kesehatan maupun orang lain. Hal ini ada ancaman hukumannya dan bisa dipidana.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles