28.9 C
Jakarta
Rabu, Desember 7, 2022

Sekolah di Bandung Digembok Akibat Sengketa Lahan, Aktivitas Belajar Terganggu

Sekolah Alam Gaharu yang terletak di Kampung Balesarakan, Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, diduga digembok secara paksa oleh LSM karena adanya sengketa lahan. Akibatnya, aktivitas murid yang ada di sekolah itu pun terganggu.
Sebagai tindak lanjut, Kapolresta Bandung, Kombes Kusworo Wibowo, mendatangi langsung ke lokasi untuk mengecek situasi sekolah. Sebab, dari informasi yang diterimanya, LSM itu tak hanya menggembok sekolah tapi juga melakukan pengancaman kepada para murid.
“Maka kami bisa melihat bahwa adanya penyelesaian perkara perdata dari kedua belah pihak antara Haji Jujun dengan Ibu Umi, yang sampai saat ini masih beracara,” kata Kusworo melalui keterangan yang diterima pada Sabtu (5/11).
Kusworo menambahkan, sengketa lahan yang terjadi itu masih berproses di pengadilan. Dengan begitu, kata dia, dua pihak yang bersengketa lebih baik menunggu terlebih dahulu keputusan eksekusi dari pengadilan. Kini, dia pun memastikan, tak ada lagi penggembokan di Sekolah Alam Gaharu.
“Tidak ada lagi penggembokan, dan memang seharusnya adalah menunggu keputusan eksekusi dari Pengadilan Negeri terlebih dahulu, baru bisa dilaksanakannya kegiatan-kegiatan penguasaan,” tegas dia.
Hingga saat ini, keputusan eksekusi belum keluar dari pengadilan dan pihak yang disebut memenangkan kasasi pun masih membuka diri untuk bisa berdialog dan duduk bersama dengan pihak yayasan sekolah untuk mencari solusi terbaik.
“Kami menyampaikan bahwa tidak akan ada kegiatan yang mengganggu aktivitas sekolah, tidak akan ada kegiatan yang mengganggu kegiatan belajar mengajar sekolah,” ujar dia.
“Jadi teman-teman tidak perlu ada yang khawatir, orang tua murid tidak perlu ada yang khawatir. Tentunya tidak akan ada penguasaan terlebih dahulu sampai ada keputusan eksekusi,” lanjut dia.
Kusworo pun mengaku pihaknya bakal memfasilitasi untuk dilakukan mediasi di antara dua pihak yang sedang bersengketa. Diharapkan, dengan begitu, tak terjadi hal apa pun yang mengganggu kondusifitas di Kabupaten Bandung.
“Kami akan adakan kegiatan duduk bersama antara kedua belah pihak yang masih beracara perdata dan kami pun akan mengundang dari Pemkab Bandung pada hari Senin di Polresta Bandung,” kata dia.
Terpisah, Kepala Sekolah Alam Gaharu, Tria Pratiwi mengatakan penggembokan yang dilakukan oleh LSM itu terjadi sejak Rabu (2/11). Akibat digembok, kegiatan belajar mengajar di sekolah itu terpaksa dipindahkan ke gedung lain. Sistem belajar pun dilakukan secara hybrid.
Tria pun mengungkapkan, terdapat 172 murid terdampak akibat penggembokan yang dilakukan. Sebagian besar murid pun mengeluhkan soal tak adanya tempat yang dapat digunakan oleh mereka untuk menimba ilmu.
“Kami mencoba memahamkan dan membangun komunikasi yang bisa diterima anak-anak, kami coba beri pemahaman karena sekolah alam jadi anak cepat beradaptasi,” kata dia.
Adapun soal sengketa yang terjadi, Tria mengaku tak mengetahui duduk perkaranya secara pasti. Namun, kini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung dan instansi terkait untuk mencari solusi terbaik. Diharapkan, dalam waktu dekat persoalan tersebut bisa selesai dan muridnya dapat kembali belajar dengan nyaman.
“Kalau soal sengketa lahan saya tidak bisa berbicara banyak,” ujar dia.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles