33.5 C
Jakarta
Minggu, Februari 5, 2023

Saat RK dan Ganjar Lari ke Rakor Kepala Daerah di SICC Demi Hindari Macet

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menghadiri Rapat Koordinasi Nasional Kepala Daerah dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah se-Indonesia di SICC, Selasa (17/1).
Ketika menuju lokasi, pria yang akrab disapa Emil terpaksa turun dari mobil dinasnya dan berlari menuju SICC.
Dalam foto yang diterima kumparan, tampak Emil berpakaian pakaian dinas harian (PDH) dan kaca mata hitam. Stafnya turut mengikuti berlari.
Selain Emil, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo ternyata ikut berlari menuju SICC.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jabar Ika Mardiah mengatakan, Emil terpaksa berlari karena saat itu kondisi lalu lintas sedang macet. Emil berlari agar tidak terlambat.
“Awalnya Gubernur menggunakan kendaraan dinas menuju tempat acara di Sentul International Convention Centre (SICC), Kota Bogor. Namun karena macet, Gubernur memutuskan turun dan berlari kecil sampai ke SICC,” kata Mardiah lewat keterangannya.
“Kendaraan menuju SICC memang mengular dan membuat macet dikarenakan datang dari seluruh Indonesia,” sambungnya.
Rakornas Kepala Daerah dan Forkopimda Tahun 2023 ini mengusung tema 'Pertumbuhan Ekonomi dan Pengendalian Inflasi'. Rakornas yang dihadiri 4.545 peserta ini berbagi dalam empat panel.
Presiden Jokowi bersama sejumlah kabinet Indonesia Maju hadir dalam acara.
Jokowi menyampaikan apresiasi atas kerja keras semua pihak, baik pusat maupun daerah, sehingga pandemi COVID-19 di Tanah Air dapat dikendalikan dan pertumbuhan ekonomi dapat terjaga.
“Alhamdulillah, pandemi berhasil kita kelola dan kita kendalikan dengan baik, dan stabilitas ekonomi juga bisa kita manage, kita pertahankan sehingga berada pada posisi yang sangat baik. Ini berkat kerja keras kita semuanya,” ujar Jokowi.
Di tengah pandemi dan perlambatan ekonomi di sejumlah negara, Indonesia mampu mencatatkan pertumbuhan ekonomi yang baik.
Pada kuartal III/2022 ekonomi Indonesia mampu tumbuh 5,72 persen dan di kuartal IV-2022 diperkirakan tumbuh 5,2 hingga 5,3 persen.
“Ini sebuah prestasi yang sangat baik sekali, karena di kuartal III kita bisa tumbuh 5,72. Bandingkan dengan negara-negara lain,” beber Jokowi.
Meski mampu melalui tahun turbulensi ekonomi di 2022 dengan baik, Jokowi meminta Indonesia harus tetap hati-hati dan waspada karena tahun 2023 masih menjadi tahun ujian bagi ekonomi global.
“Semuanya harus hati-hati, harus bekerja keras semuanya mendeteksi informasi-informasi dan data-data yang ada di lapangan sehingga jangan sampai kita keliru membuat kebijakan. Sekecil apa pun kebijakan itu harus berbasis pada data dan fakta-fakta di lapangan,” kata Jokowi.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles