Rumah Soho Baru di Portland Membawa Pencarian Jiwa (dan Kolam Atap)

Di sudut khusus Portland, Oregon, terdapat bar selam yang mesin penjual otomatisnya membagikan kartu tarot dan kedai hidangan penutup dengan kayak air putih di kamar mandinya. Di blok terdekat, karena alasan lingkungan, selusin kambing biasa berkeliaran bebas.

Kambing-kambing itu kini sudah tiada, digantikan oleh kompleks apartemen dengan Chipotle. Banyak penduduk Portland yang mengharapkan perkembangan seperti ini; apa yang tidak mereka duga adalah Rumah Soho.

Jaringan klub anggota eksklusif yang berbasis di London, yang dikenal sebagai tempat nongkrong mewah bagi para jet-setter dan selebriti, akan membuka pos baru minggu ini di kawasan Portland yang dikenal sebagai Central Eastside. Kedatangannya memperkenalkan kolam renang di puncak gedung, gym dua lantai, dan restoran yang menyajikan steelhead tartare ke bangunan industri yang baru direnovasi yang pernah menjadi tempat salah satu koperasi seniman kota yang suka berkelahi.

Anggota yang mendaftar dan diterima di klub Portland akan membayar $1,950 per tahun untuk akses ke fasilitasnya; $4,500 setahun juga memberikan izin masuk ke lokasi Soho House di London, New York, Paris dan Los Angeles.

Stereotip hipster Portland tidak pernah seutuhnya seperti yang digambarkan oleh karikatur gaya “Portlandia”: Kota ini memiliki populasi profesional kaya yang terus bertambah yang bekerja di Nike atau untuk agensi kreatif Wieden+Kennedy, menyewa apartemen mewah di Pearl District dan berhenti untuk menikmati martini di bar lantai 20 di pusat kota Ritz-Carlton yang baru. Soho House, yang baru-baru ini menolak anggapan mengenai krisis finansial, kemungkinan besar akan mengundang kelompok ini untuk bergabung.

Namun, gesekan nyata antara merek Soho House yang tidak bisa Anda duduki bersama kami dan reputasi Portland atas eksentrisitasnya yang renyah telah menjadikan klub ini semacam tes noda tinta untuk mengetahui pendapat penduduk setempat tentang identitas kota yang terus berkembang.