26.2 C
Jakarta
Minggu, Desember 4, 2022

RSSA Malang soal Pasien dan Ruang Isolasi COVID-19 Penuh: Tak Sampai Penuh

Ketua Dewan Pertimbangan PB IDI Prof Zubairi Djoerban mengatakan saat ini RSUD Dr Saiful Anwar (RSSA) Malang penuh dengan pasien COVID-19. Lewat akun Twitter, ia menyebut ruangan isolasi COVID-19 di RSSA juga penuh dengan pasien.
“Alarm. Di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Saiful Anwar Malang (RSSA) penuh pasien COVID-19. Ruang isolasi juga penuh, sementara UGD-nya stagnan,” tulis Prof. Zubairi Djoerban, Jumat (18/11).
Dia juga mengatakan Bed Occupation Rate (BOR) atau keterisian tempat tidur di RSSA meningkat drastis hingga 48%.
“Dari info yang saya gali, tingkat keterisian (BOR) RSSA untuk pasien kasus COVID-19 sebesar 48%. Cukup signifikan, karena sebelumnya rata-rata BOR rumah sakit di Indonesia ada di bawah 5%,” lanjutnya.
Sementara itu, Kasubbag Hukum, Humas, dan Pemasaran RSSA Malang Dony Iryan Vebry Prasetyo saat dikonfirmasi mengakui memang ada peningkatan keterisian ruang isolasi COVID-19 di RSSA.
“Ada peningkatan tapi tidak sampai penuh dan stagnan,” ujar Dony saat dikonfirmasi.
Dony menyampaikan meski ada peningkatan, semua pasien dapat tertangani dengan baik. Namun, ia tak merinci jumlah pasien COVID-19 dan BOR di RSSA saat ini.
“Semua bisa dirawat,” katanya.
Sementara dari data di laman ruvid.ub.ac.id/front/, perkembangan terakhir pada Rabu (16/11) ada dua ruangan yang terisi penuh.
Dua ruangan itu adalah Ruang Isolasi Tekanan Negatif dengan ventilator yang berkapasitas 7 unit dan Ruang Isolasi Tekanan Negatif tanpa Ventilator berkapasitas 21 unit. Ruang Isolasi Tekanan negatif dengan ventilator di RSSA yang berkapasitas 7 unit seluruhnya sudah terisi.
Sedangkan untuk ruangan IGD COVID-19 hanya terisi satu pasien dari 20 kapasitas. Dan untuk Ruang Isolasi Natural Flow tanpa Ventilator serta Kamar Operasi COVID-19 belum terisi pasien sama sekali.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles