31.1 C
Jakarta
Kamis, Desember 1, 2022

Puisi Ibu Tersayang yang Menyentuh dan Penuh Makna

Puisi adalah sebuah bentuk karya sastra. Puisi bisa digunakan sebagai media untuk mengungkapkan perasaan. Perasaan sayang ke ibu juga bisa diungkapkan dengan puisi. Biasanya banyak yang menulis puisi ibu tersayang ketika hari ibu atau hari ulang tahun ibu. Ibu memang sosok sangat penting bagi kehidupan manusia. Kita tidak akan ada di dunia ini tanpa ibu.
Karena ibu sangat penting, maka tidak ada salahnya jika kita memberi hadiah untuk menyenangkan ibu. Hadiah tidak harus berupa materi, bisa juga berupa puisi. Sayangnya tidak semua orang bisa membuat puisi. Tapi jangan khawatir, berikut ini puisi ibu tersayang yang menyentuh dan penuh makna yang bisa dijadikan inspirasi.
Kalian sudah tahu apa itu puisi kan? Pitaloka dan Sundari dalam Seni Mengenal Puisi (2020:9) menjelaskan bahwa puisi secara umum merupakan suatu karya sastra yang berasal dari ungkapan atau curahan hati penyair. Puisi adalah bentuk ekspresi diri yang menggambarkan keresahan, imajinasi, kritik, pemikiran, pengalaman, kesenangan ataupun nasehat seseorang. Puisi juga merupakan jenis karya sastra yang tersusun atas bahasa yang indah dan padat makna.
Dari pengertian puisi di atas, maka bisa disimpulkan puisi sangat cocok dijadikan hadiah untuk ibu. Karena puisi adalah bentuk ekspresi diri yang tertuang dalam susunan bahasa yang indah dan penuh makna. Berikut ini contoh puisi ibu tersayang yang dikutip dari Antologi Puisi Kasih Ibu Sepanjang Masa oleh Sholikhah, dkk (2021):
Karya: Dista Puspita Rini
Dalam temaramnya kabut pagi
Nanar mata ini menatap ke masa lalu
Saat aku masih belia
Ketika aku menangis dipangkuanmu
Kata sejukmu menenangkanku
Saat aku remaja
Embun kasihmu tetap tercurah untukku
Tak pernah berhenti sekejap pun
Seakan kau tak pernah letih Melantunkan doa untukku
Tak kau hiraukan serta lelah dan kantukmu
Ketika usai sholat subuh
Kau nyalakan tungku api menanak nasi
Demi buah hatimu
Kini, setelah berpuluh tahun berlalu
Kau telah renta, keriput kulitmu, redup sorot matamu, parau suaramu
Namun kasih itu
Tetap terasa menghangatkanku
Terimalah bakti tulusku
Sarinah, ibuku
Karya: Dahlia Damayanti Sholikhah
Semilir sarayu yang bersibak dalam afsun swasamita
Tak memupuskan langkah Bunda tuk menyiratkan afeksinya
Setiap malam, kidung harsa terdengar manis dalam ruang hampa
Tanpa harap eulogi; walau peluh melumpuhkan sekujur atma
Kalbuku berdegup memandang wajah cantikmu seakan tiada beban
Tutur manismu mampu mengiringi seluk-beluk kehidupan
Meredum tamparan perkara yang menghantui kalbu; berhamburan
Hingga atma berdaya melampaui liku buana kian pagan
Ditengah penghujung malam, terselip doa walau derai menerpa
Memanjatkan doa teruntuk bunda yang menyuguhkan afeksi amerta
Tak lesap dirimu dalam jelma seram yang merisaukan asa
Meninabobokkan elegi menjadi nirwana dalam candramawa
Mungkin, aksara dalam pena ini tak sebanding adorasimu kian nirmala
Walau netra menatapku sebagai insan apatis tak berperasa
Kau menatapku laksana insan anindita tanpa dosa
Oh Tuhan, mampukah hamba mengabdi jasa Bunda yang tak mampu ku jungka?
Demikian kumpulan contoh puisi ibu tersayang yang menyentuh dan penuh makna. (KRIS)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles