29.8 C
Jakarta
Kamis, Februari 9, 2023

PT PPI Mau Jaga Pangan RI hingga Tingkatkan Kinerja Ekspor Kopi Petani

PT Perusahaan Perdagangan Indonesia atau PT PPI melakukan akselerasi transformasi bisnis dan budaya menuju perusahaan trading dan logistik yang terdigitalisasi. Direktur Utama PT PPI, Nina Sulistyowati, mengatakan pihaknya juga mendukung terbentuknya ekosistem untuk mencapai kedaulatan pangan Indonesia sesuai arahan Menteri BUMN Erick Thohir.
Nina mengungkapkan kedaulatan pangan bisa dilakukan dengan memastikan rantai pasok produksi dari hulu ke hilir berjalan secara sistematis dan stabil dalam memenuhi ketersediaan dalam negeri, serta berperan untuk kebutuhan pangan dunia.
Nina mengakui penguatan ekosistem pangan menjadi hal vital bagi Indonesia. Sejalan dengan itu, PT PPI juga berupaya meningkatkan inklusivitas petani, peternak, nelayan, dan UMKM, melalui pengembangan kapabilitas bisnis sebagai perusahaan trading logistik.
“Saat ini, PPI tengah melakukan pengembangan ekspor, dalam fungsinya sebagai ekspor gateway dan key account holder untuk kegiatan trading holding pangan,” kata Nina melalui keterangan tertulis, Minggu (4/12).
Nina mengungkapkan sepanjang 2022, PT PPI secara reguler melakukan ekspor kopi ke Mesir berdasarkan kontrak kerja sama yang telah disepakati. Tercatat PT PPI berhasil ekspor sebanyak 237,06 ton atau senilai 7,1 miliar.
“Hal ini menjadi sebuah langkah dalam menciptakan kekuatan ekonomi dan memperluas akses pasar produk Indonesia,” ujar Nina.
Kopi yang diekspor merupakan kopi produksi petani lokal Indonesia. PT PPI terus mendorong industri kopi dalam negeri agar mampu bersaing secara global.
Hal itu didukung dengan tersedianya program pendampingan kepada petani dan penyediaan digital platform dalam upaya pembentukan ekosistem petani kopi sesuai arahan Erick Thohir dengan kolaborasi PMO Kopi dan Agree melalui Telkom Indonesia.
PT PPI juga melakukan penyerapan ayam hidup (livebird) dari peternak mandiri di wilayah Jawa Barat sebagai upaya stabilisasi perunggasan dan kesejahteraan peternak.
Untuk endukung stabilisasi harga minyak goreng, PPI secara konsisten dan berkelanjutan mendistribusikan minyak goreng di seluruh wilayah Indonesia dengan bersinergi dengan berbagai lembaga pemerintah secara efektif dan efisien.
Pada 2022 ini PPI mendapat kepercayaan untuk mendistribusikan minyak goreng selama harga minyak melambung di dalam negeri. PPI bersama PT BGR Logistik Indonesia subsidiary of PPI bersinergi menciptakan end to end services menyalurkan minyak goreng secara langsung di pasar dan melalui mitra Warung Pangan. Selain itu, PPI melakukan diversifikasi produk minyak goreng dengan merk Mamamia dan Liva.
Penyediaan produk-produk pangan ID Food Group dapat diperoleh melalui aplikasi Warung Pangan yang telah terintegrasi dengan jumlah ketersediaan stok produk di gudang. Aplikasi Warung Pangan adalah aplikasi yang dimanfaatkan oleh pelaku UMKM pemilik warung untuk berbelanja dalam memenuhi ketersediaan stok produk pangan di warung mereka.
Aplikasi itu terus menerus mengalami pemutakhiran fitur-fitur yang mudah digunakan dan membantu pemilik warung dalam pengaplikasiannya. Saat ini PPI berhasil memperluas jangkauan Warung Pangan sampai sebanyak 80.438 mitra di seluruh Indonesia.
“Saat ini, PPI sedang mengalami era yang sangat dinamis dalam proses transformasi bisnis dan budaya untuk menyongsong perubahan fase ke arah digital, sehingga diperlukan perubahan perilaku dan bisnis proses menuju sudut pandang outside (memahami keinginan costumer), creative & collaboration serta agile leadership,” ucap Nina.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles