28 C
Jakarta
Minggu, Februari 5, 2023

Populer: Meikarta Dituntut Konsumen; Beban Gaji Karyawan GoTo Rp 11,2 Triliun

Penjelasan PT Lippo Cikarang Tbk (LPCK) soal adanya kecaman dari konsumen pembeli proyek Meikarta, yang menagih pengembalian dana atas proyek mangkrak apartemen Meikarta di Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi, menjadi berita paling banyak dibaca sepanjang Jumat (9/12).
Selain itu, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) buka-bukaan soal beban gaji karyawan yang harus dipikul juga juga ramai dibaca publik. Berikut rangkuman berita populer di kumparanBisnis:
Meikarta Dituntut Konsumen
Corporate Secretary Lippo Cikarang, Veronika Sitepu, mengatakan aksi demonstrasi dilakukan untuk memenuhi pembeli yang berbeda dari kesepakatan perdamaian yang disahkan (homologasi) berdasarkan Putusan No. 328/Pdt.Sus-PKPU/2020/PN.Niaga Jakarta Pusat tertanggal 18 Desember 2020 yang telah berkekuatan hukum tetap pada tanggal 26 Juli 2021. Pernyataan tersebut berdasarkan tindak lanjut kepada pihak PT Mahkota Sentosa Utama (MSU) sebagai pengembang proyek Meikarta.
Veronika menegaskan, Lippo Cikarang tidak terkait dengan demo dan tuntutan konsumen dimaksud, karena demo dan tuntutan tersebut diajukan kepada PT MSU. Namun berdasarkan informasi PT MSU, pihaknya sudah memberikan penjelasan kepada pembeli.
“Sebanyak 28 tower sudah pada tahap penyelesaian akhir pembangunan, sementara 8 tower lainnya sudah dilakukan topping off dan saat ini sedang dalam pengerjaan penyelesaian façade,” kata Veronika dalam keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), dikutip Jumat (9/12).
Adapun serah terima unit apartemen secara bertahap kepada pembeli telah dilakukan sejak bulan Maret 2021. Sampai dengan saat ini, serah terima mencapai kurang lebih 1.800 unit kepada pembeli.
Beban Gaji Karyawan GoTo Rp 11,2 Triliun
Emiten teknologi PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. (GOTO) menjelaskan peningkatan beban gaji karyawan dan imbalan yang mencapai Rp11 triliun pada kuartal III 2022 atau naik signifikan 102,88 persen dari kuartal III 2021 yang hanya sebesar Rp 5,33 triliun.
Direktur GoTo Melissa Siska Juminto mengatakan, sebagian besar atau lebih dari setengah kompensasi yang pihaknya berikan di sembilan bulan ini atau hingga 30 September 2022 adalah dalam bentuk alokasi seperti saham.
“Kami melakukan IPO tahun 2022, sebagian proses IPO memberikan alokasi opsi saham bagi para karyawan. Beban kompensasi dalam bentuk saham ini bukan merupakan item tunai,” ungkapnya saat public expose, Kamis (8/12).
Di mana program kompensasi berbasis saham pada umumnya kompensasi kinerja perseroan ke depannya, sejalan dengan pemegang saham jangka panjang. Bukan kompensasi dalam bentuk tunai yang diberikan pada saat ini.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles