28.5 C
Jakarta
Jumat, Desember 2, 2022

Polisi Ungkap Komunikasi Terakhir Keluarga yang Tewas di Rumah Kalideres

Polisi mengungkap percakapan terakhir yang ditemukan dari ponsel milik keluarga yang ditemukan tewas dalam sebuah rumah di Perumahan Citra Garden Extension 1, Kalideres, Jakarta Barat.
Kapolsek Kalideres AKP Syafri Wasdar mengatakan, percakapan terakhir itu terekam pada 4 Oktober 2022 lalu. Isinya, soal permintaan pemutusan listrik.
“4 Oktober. Dia minta putus listrik,” kata Syafri di kantornya, Sabtu (12/11).
Syafri menerangkan, pihaknya pun telah meminta keterangan dari pihak PLN. Namun tak dirinci perihal materi pemeriksaan tersebut.
“Dengan PLN sudah kami periksa, mintai keterangan,” ujarnya.
Satu keluarga itu ditemukan tewas pada Kamis (10/11) malam. Kecurigaan itu muncul dari warga yang mencium aroma tidak sedap dari dalam rumah korban. Polisi menduga, satu keluarga itu tewas sejak tiga minggu ketika ditemukan. Bahkan dari pemeriksaan, mereka diduga sudah lama tak mengkonsumsi makanan.
Rumah tersebut ternyata juga sudah dalam keadaan mati listrik sejak dua bulan yang lalu.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah seorang warga yang tinggal persis di samping TKP, Alvaro Roy (33). Roy mengaku bahwa lampu di rumah tersebut sudah tidak terlihat menyala lagi sejak awal September lalu.
Roy mengatakan, pada akhir Agustus lalu keluarga tersebut sudah dihubungi pihak PLN melalui RT setempat terkait tunggakan pembayaran listrik.
“Pemilik ini 31 Agustus sudah di chat sama PLN, sudah dibilang katanya ini listrik belum bayar ada tunggakan. Kata RT jangan dulu soalnya kan ini warga saya, enggak boleh main putus. Terus RT ini lapor ke pemilik masih dibalas pada 31 Agustus itu,” katanya Jumat (11/11).
Pihak PLN akhirnya menghubungi langsung si pemilik rumah terkait keterlambatan pembayaran. “Akhirnya PLN chat ke owner mau putus atau bagaimana, terus kata Pak RT dijawab ya sudah putus aja,” katanya.
Listrik di rumah tersebut akhirnya benar-benar diputus pada awal September. Dalam kondisi gelap itu, warga akhirnya mengira kalau keluarga tersebut mau pindah rumah.
“Ya menurut kita kalau diputus itu sudah enggak ada orang dong,” kata Roy.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles