30.9 C
Jakarta
Senin, Agustus 15, 2022

Perusahaan AS Gabungkan Sains dan Seni untuk Inspirasikan Perlindungan Terumbu Karang

Sebuah perusahaan yang berbasis di Florida menggabungkan sains dan seni untuk memproduksi film-film mengenai terumbu karang yang diharapkan dapat menggugah kesadaran masyarakat untuk melindunginya.

Cara kreatif untuk memperjuangkan perlindungan laut ini digelar Coral Morphologic. Perusahaan yang berkantor pusat di Miami, Florida, ini pada intinya ingin menunjukkan bagaimana biologi kelautan berkembang dan bagaimana perubahan iklim mempengaruhi terumbu karang melalui sarana yang menghibur.

J.D. McKay, seorang seniman dan pendiri bersama perusahaan itu, menceritakan bagaimana ia menggabungkan sains dan seni untuk memproduksi video-video penuh warna, di mana bintang-bintangnya adalah kehidupan laut.

“Kami pada dasarnya memanfaatkan akuarium sebagai lokasi pengambilan gambar. Aktornya bisa karang atau apakah itu udang, atau apa pun. Kemudian kami memfilmkan apa pun yang mungkin terjadi. Saya melengkapinya dengan musik latar, seperti sesuatu yang erat kaitannya dengan samudera,” kata McKay.

Terumbu karang di dasar Teluk Meksiko selama ekspedisi yang disebut Reefs, Rigs and Wrecks. (Foto: Dr. Ian MacDonald/NOAA via AP)

Terumbu karang di dasar Teluk Meksiko selama ekspedisi yang disebut Reefs, Rigs and Wrecks. (Foto: Dr. Ian MacDonald/NOAA via AP)

Colin Foord, pakar biologi kelautan, yang bergabung dengan McKay dalam mendirikan perusahaan itu, menegaskan pentingnya film-film yang mereka buat dalam usaha melindungi kehidupan laut. Ia berpendapat, melalui seni, usaha untuk menggugah kesadaran masyarakat jauh lebih mudah.

“Di sini, di Florida Selatan, kami benar-benar berada di garis depan perubahan iklim. Kami menyaksikan sendiri kenaikan permukaan laut, kematian terumbu karang, dan penyakit terumbu karang. Jadi, sejak 2014, suatu penyakit pada dasarnya telah menyebar, mulai di sini di Florida Selatan ke seluruh Karibia. dan memusnahkan sejumlah karang penting. Terumbu karang itu sangat penting bagi kehidupan organisme laut, dan sangat penting bagi perekonomian lokal,” papar Foord.

Laut yang memanas menyebabkan pemutihan karang dan meningkatkan risiko penyakit menular yang dapat menyebabkan kematian massal karang, menurut Badan Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA) Amerika Serikat. Badai-badai yang kuat, perubahan kimia air, dan arus air yang berubah juga merusak habitat mereka.

Selama dua tahun terakhir, di tengah berbagai pembatasan terkait virus corona, fitur Coral Morphologic yang paling populer adalah streaming langsung dari kamera bawah air di Government Cut Miami, sebuah selat buatan di mana kapal-kapal pesiar dan banyak kapal raksasa lainnya lewat setiap hari. Makhluk-makhluk seperti lembu laut, penyu, dan bahkan hiu terkadang terlihat berenang melewati lensa yang terpasang.

Terumbu karang yang terletak 165 mil laut tenggara Cape Cod, Mass. (Foto: NOAA via AP)

Terumbu karang yang terletak 165 mil laut tenggara Cape Cod, Mass. (Foto: NOAA via AP)

Coral Morphologic menayangkan film-film buatannya di konferensi iklim di Miami baru-baru ini, Foord berbicara di panel itu tentang bagaimana sistem alami laut dapat membantu manusia belajar memerangi dampak negatif perubahan iklim. Judul ceramahnya adalah “Laut adalah Pahlawan Super.” [ab/uh]

    Related Articles

    Stay Connected

    0FansSuka
    5PengikutMengikuti
    0PelangganBerlangganan
    - Advertisement -spot_img

    Latest Articles