25 C
Jakarta
Sabtu, Februari 4, 2023

Pengertian dan Contoh Subsistem dalam Sistem Informasi Perpustakaan

Perpustakaan merupakan salah satu tempat yang menyediakan informasi dalam bentuk cetak maupun digital untuk masyarakat. Dalam institusi tersebut, terdapat istilah sistem informasi perpustakaan yang menunjang kelancaran arus informasi agar bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh pemustaka.
Pustakawan sebagai tenaga pengelola perpustakaan harus mengetahui contoh subsistem dalam sistem informasi perpustakaan agar dapat menjalankan tugas-tugasnya dengan lancar. Mengingat, tugas seorang pustakawan bukan hanya menata buku saja, melainkan juga mencari, mengumpulkan, dan menyalurkan, informasi yang sesuai dengan kebutuhan pemustaka. Adapun informasi mengenai subsistem dalam sistem informasi perpustakaan akan dibahas lebih lanjut di artikel ini.
Baca juga : (5 Alasan Mengunjungi Perpustakaan Jadi Hal yang Penting)
Mengutip buku Transformasi Perpustakaan dalam Ekosistem Digital oleh Hartono (2020), sistem informasi perpustakaan adalah rangkaian proses yang saling terkait antarkomponen, mulai dari organisasi, penghimpunan, penyampaian informasi, penelusuran informasi, dan lain-lain.
Sistem informasi perpustakaan adalah sistem informasi manajemen yang digunakan untuk mengelola data buku, jurnal, majalah, dan berbagai sumber informasi lainnya yang tersedia di perpustakaan.
Sistem informasi perpustakaan merupakan sistem yang terdapat dalam suatu organisasi layanan publik yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi peminjaman, pengembalian, perpanjangan buku, hingga pembuatan laporan, yang bersifat manajerial. Seluruh kegiatan tersebut dapat saling terintegrasi dan bekerja secara sistematis, sehingga dapat menghasilkan laporan yang efektif untuk pengelolaan perpustakaan.
Berikut adalah subsistem dalam sistem informasi perpustakaan yang perlu diketahui:
Pustakawan adalah orang yang bertugas untuk mencari, mengelola, menghimpun, mengelola, menyuguhkan, dan menyebarluaskan informasi di perpustakaan yang disesuaikan dengan kebutuhan informasi pustakawan. Pustakawan dituntut untuk bisa menjalankan tugasnya dengan profesional dan memberikan layanan prima bagi pemustaka.
Koleksi perpustakaan merupakan seluruh informasi dalam wujud karya tulis, karya cetak, karya rekam, dan karya digital yang mempunyai nilai-nilai pendidikan. Berbagai koleksi tersebut diolah dan didistribusikan kepada pemustaka sesuai kebutuhannya.
Sarana dan prasarana perpustakaan merupakan berbagai jenis barang atau perlengkapan yang disediakan oleh perpustakaan. Contoh sarana dan prasarana tersebut yakni seperti rak buku, meja baca, kursi baca, papan pengumuman, stop kontak, komputer, internet, televisi, LCD, proyektor, dan lain sebagainya.
Usai menyimak pemaparan di atas, bisa disimpulkan bahwa subsistem perpustakaan adalah pustakawan, koleksi perpustakaan, dan sarana/prasarana. Tujuan sistem informasi perpustakaan adalah untuk mempermudah pustakawan untuk melakukan pengolahan data dan pembuatan laporan terkait administrasi perpustakaan. (DLA)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles