30.7 C
Jakarta
Jumat, Februari 3, 2023

Pengacara soal BPOM Cabut Izin CPOB: 200 Karyawan PT Unipharma Kehilangan Kerja

Kuasa hukum PT Universal Pharmaceutical Industries (Unipharma) menyesalkan langkah BPOM yang mencabut sertifikat izin Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB). Ini buntut dari temuan etilen (EG) dan dietilen glikol (DEG) pada produk Unibebi yang jadi penyebab gagal ginjal anak.
Pengacara PT Unipharma, Hermanysah Hutagalung mengatakan, Pemerintah terburu-buru mencabut CPOB perusahaan kliennya yang dapat mengakibatkan 200 karyawan PT Unipharma kehilangan pekerjaan.
“Hari ini karena dicabut semua berhenti tenaga kerja juga berhenti 200 tenaga kerja berhenti kegiatan pabrik berhenti tidak itu fakta hari ini,” kata Herman di Medan, Sumut, Kamis (3/11).
Menurut Herman, dalam kasus ini hanya 3 produk mereka yang bermasalah. Dia lalu menyesalkan sikap BPOM yang mencabut izin edar semua produk perusahaan mereka.
“Setelah CPOB dicabut. Padahal hanya 3 sirup yang bermasalah menara pagoda ini produk perusahan kita,” ujarnya.
Herman menilai, langkah BPOM saat ini tidak memecahkan masalah. Namun, menghadirkan masalah baru terhadap para pekerja Unipharma.
“Apakah perbuatan itu bisa-bisa juga menyelesaikan persoalan ini? Ini yang mau kita sampaikan juga kepada kepada teman-teman sekalian,” pungkasnya.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles