31.8 C
Jakarta
Rabu, Desember 7, 2022

Pendapat Bila Ada Teman Anti terhadap Makanan Haram

Makanan adalah sesuatu yang dibutuhkan oleh tubuh. Tanpa adanya makanan maka tubuh akan kekurangan nutrisi. Kekurangan nutrisi ini bisa berdampak buruk bagi tubuh seperti kelaparan, kurangnya energi, mudah terserang penyakit, hingga meninggal dunia. Itulah mengapa makanan sangat penting bagi tubuh kita. Namun tidak semua orang memiliki pemikiran yang sama akan makanan. Sebagai contoh orang Islam tidak boleh mengonsumsi makanan tertentu karena hukumnya haram. Oleh sebab itu, banyak orang Islam anti terhadap makanan haram. Lalu, bagaimana pendapat kalian bila ada teman anti terhadap makanan haram? Simak referensi jawabannya di bawah ini.
Mengutip Buku Saku Produk Halal oleh Anna Priangani Roswiem (2015:1), dalam Islam, makanan atau minuman yang dikonsumsi mempersyaratkan dua hal, yaitu “halal” dan “thayyib”, sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Swt., “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganah kamu mengikuti langkah-langkah setan; karena sesungguhnya setan itu adalah musuh yang nyata bagimu,” (QS al-Baqarah [2] : 168). Dari ayat tersebut dapat diketahui bahwa umat Islam dilarang makan makanan haram.
Pelarangan ini membuat umat Islam anti terhadap makanan haram. Bahkan mereka sering menghindari segala makanan yang dapat berpotensi menjadi haram. Hal ini pun kerap menimbulkan pertentangan dengan umat lain yang memiliki pandangan berbeda terhadap makanan. Jika hal tersebut terjadi kepada kalian, maka apa pendapat kalian bila ada teman anti terhadap makanan haram?
Sudah seharusnya kita menghargai keyakinan orang lain, termasuk keyakinan tentang makanan haram menurut ajaran agamanya. Kita tidak boleh memaksa mereka untuk makan makanan tersebut. Kita juga tidak boleh berbohong kepada mereka terhadap makanan yang akan dikonsumsi bila ternyata makanan tersebut haram dalam ajaran mereka.
Selain itu, sebaiknya kita menyarankan kepada teman kita mana saja makanan halal yang bisa dikonsumsi. Bila kita tidak tahu apa saja yang disebut sebagai makanan halal, maka kita bisa bertanya dengan sopan kepada mereka.
Itulah referensi jawaban “bagaimana pendapat kalian bila ada teman anti terhadap makanan haram?”. Semoga bisa menambah pemahaman kita untuk saling menghargai orang lain. (LOV)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles