30 C
Jakarta
Selasa, Januari 31, 2023

Pameran Arsip Pandemi Unair, Tampilkan Dokumentasi sampai Vaksin COVID-19

Luar area Gedung Merah Putih Alun-alun Surabaya disulap menjadi pintu masuk ambulans. Di sebelah kanan kiri pintu tersebut, berdiri dua manekin menggunakan APD (alat pelindung diri) lengkap yang siap menyambut para pengunjung.
Saat memasuki pintu ambulans, suara sirine bercampur suara batuk dan tangis terdengar jelas di telinga.
Para pengunjung yang hadir tersebut bukan sedang menikmati wahana rumah hantu, melainkan berkunjung ke Pameran Arsip Pandemi COVID-19 yang diselenggarakan Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.
Dalam pameran itu, menampilkan beragam arsip mulai dari surat, piagam penghargaan, foto, hingga beberapa inovasi yang dikembangkan Unair ketika pandemi COVID-19 menghantam Indonesia.
Dr. Koko Srimulyo selaku Sekretaris Universitas Unair mengatakan, pameran yang dilakukan saat ini merupakan embrio untuk mendirikan museum tentang COVID-19.
“Pameran ini sebenarnya embrio dari rencana kami untuk mendirikan museum tentang COVID-19. Unair sebagai perguruan tinggi juga ikut berkontribusi. Oleh karena itu, perlu disampaikan pada masyarakat beberapa hal terkait arsip-arsip yang pernah kami lakukan selama penanganan COVID-19,” ucap Koko ketika ditemui Basra usai pembukaan pameran, Selasa (3/1).
Dengan adanya pameran ini, diharapkan mampu memberikan gambaran atau edukasi pada generasi mendatang jika pada 2020 sampai sekarang (2023) Indonesia pernah terkena pandemi.
“Semoga ke depannya, pemerintah imIndonesia atau negara bisa mewujudkan museum Covid. Karena penanganan Covid di Indonesia bisa terdokumentasi, sehingga mampu memberikan gambaran atau edukasi pada generasi mendatang,” tukasnya.
Sementara itu, Koordinator Produk Riset COVID-19 Unair, Prof Ni Nyoman Tri Puspaningsih menambahkan, dalam pameran ini Unair menampilkan semua hal terkait pandemi. Mulai dari penanganan terkait pelayanan rumah sakit yang dilakukan Unair, hingga proses pengobatannya.
“Mulai dari APD, sampai ke proses pengobatan ada karya-karya penelitian Unair dan mitra bersama seperti obat kombinasi dan vaksin Inavac. Saya rasa lengkap semua pengarsipan ini mulai awal sampai akhir,” tukasnya.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles