32.7 C
Jakarta
Jumat, Desember 2, 2022

Memahami Pengertian Letak Geografis sebuah Wilayah

Saat kita mencari sebuah wilayah, terutama negara, kita akan menemukan letak geografis. Meskipun sering kali diabaikan, akan tetapi letak geografis banyak digunakan untuk memberikan sebuah informasi untuk memudahkan pembacanya. Sebenarnya, apakah yang dimaksud dengan letak geografis?
Dikutip dari buku Geografi SMP/MTs Kelas VIII oleh Wirastuti Widyatmanti, dkk (2008:6), pengertian dari letak Geografis adalah letak suatu lokasi dilihat dari bentuk fisik di sekitarnya, baik skala mikro maupun skala global. Letak geografis sering juga disebut sebagai lokasi relatif, di mana menggunakan aspek bentuk lahan, waktu, arah, dan jarak dari satu tempat ke tempat lain.
Skala mikro meliputi luas wilayah yang kecil hingga yang cukup besar, sedangkan skala global meliputi pulau hingga benua. Untuk skala mikro, lokasi suatu tempat dapat dikelilingi oleh bentukan fisik seperti perbukitan, pegunungan, sungai, danau, hutan, padang pasir, perkebunan, perkotaan, pedesaan, dan bentuk fisik lainnya. Lokasi dengan skala global dibatasi oleh bentukan fisik yang meliputi daerah yang lebih luas, seperti antara benua, lautan, kepulauan, pegunungan, dan padang pasir.
Sedangkan berdasarkan laman jatim.bps.go.id, letak geografis adalah posisi keberadaan sebuah wilayah berdasarkan letak dan bentuknya dimuka bumi. Letak geografis biasanya di batasi dengan berbagai fitur geografi yang ada di bumi dan nama daerah yang secara langsung bersebelahan dengan daerah tersebut.
Contoh letak geografis negara Indonesia yang diapit Benua Asia dan Australia serta Samudra Pasifik dan Samudera Hindia. Sedangkan berdasarkan batas negara, Indonesia berbatasan dengan berbagai negara, laut, hingga samudra, yakni:
Batas Indonesia sebelah utara berbatasan dengan Malaysia, Singapura, Filipina, Selat Malaka, Selat Singapura, Laut Cina Selatan, Laut Sulawesi, dan Samudra Pasifik.
Batas Indonesia sebelah selatan berbatasan dengan negara Timor Leste, Samudra Hindia, Australia, Laut Timor, dan Laut Arafuru.
Batas Indonesia sebelah barat berbatasan dengan Samudra Hindia.
Batas Indonesia sebelah timur berbatasan dengan Papua Nugini dan Samudra Pasifik.
Sering kali orang kesulitan dan tertukar antara letak geografi dengan letak astronomis. Jika letak geografis berdasarkan letak dan bentuk permukaan bumi. Sedangkan letak astronomis adalah letak suatu wilayah berdasarkan sistem koordinat tertentu. Sistem koordinat merupakan sistem dalam bentuk simbol berupa angka atau huruf yang digunakan untuk menentukan lokasi sebuah tempat. Letak astronomis disebut juga lokasi absolut. Beberapa proyeksi peta dalam ilmu kartografi atau pemetaan digunakan dalam menentukan sistem koordinat.
Letak astronomis dipengaruhi oleh dua macam garis, yakni garis lintah dan garis bujur.
Garis lintang adalah garis khayal yang membentang mengelilingi bumi yang ditarik dari arah barat hingga timur. Adanya garis lintang berfungsi untuk menentukan lokasi bumi terhadap garis khatulistiwa hingga kutub, baik utara maupun selatan.
Garis lintang terbagi menjadi dua, yaitu lintang utara dan lintang selatan. Garis Lintang Utara (LU) ada di sebelah utara, lalu garis Lintang Selatan (LS) ada di sebelah selatan khatulistiwa.
Sedangkan garis bujur adalah garis imajiner yang menghubungkan antara kutub utara hingga kutub selatan. Garis bujur mengikuti bentuk bumi sehingga menghasilkan besaran 360 derajat. Pada dasarnya tidak ada penetapan tentang garis bujur. Namun berdasarkan Konferensi Meridian Internasioan menetapkan bahwa Greenwich ditetapkan sebagai meredian utama yang disebut juga titik 0 bujur.
Demikian definisi letak geografis. Dengan adanya letak geografis memudahkan kita dalam mengetahui sebuah wilayah. Sehingga, ketika seseorang bingung dalam mencari ataupun menentukan sebuah wilayah, kita dapat memanfaatkan letak geografis dengan mengetahui keberadaannya.(MZM)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles