31.1 C
Jakarta
Kamis, Desember 1, 2022

Luhut: AS-Jepang Guyur Rp 310 T untuk Transisi Energi di RI

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pemerintah meluncurkan pendanaan untuk transisi energi atau Just Energy Transition Partnership (JETP) di Indonesia. Dalam tahap awal ini, Amerika Serikat (AS) dan Jepang menjadi pendonor JETP sebesar USD 20 miliar atau sekitar Rp 310 triliun (kurs Rp 15.500 per dolar AS) hingga lima tahun ke depan atau 2027.
“Melalui kemitraan ini untuk mendukung target ambisius iklim di Indonesia dan investasi terkait mitra-mitra internasional, termasu dengan mobilisasi USD 20 miliar pendanaan publik selama tiga sampai lima tahun ke depan,” ujar Luhut di BICC Nusa Dua, Bali, Selasa (15/11).
Ia menegaskan, kerja sama antara Indonesia dengan AS dan Jepang dalam transisi energi tersebut tidak akan mengganggu pertumbuhan ekonomi dalam negeri. Selain itu, transisi energi juga harus mampu menciptakan lapangan kerja.
Luhut juga menyebut bahwa Indonesia memiliki potensi energi baru dan terbarukan hingga 439 gigawatt (GW), yang dapat dilakukan pengembangan geothermal hingga tenaga hidro dan angin.
“Masih banyak yang bisa kita lakukan 439 GW bukanlah angka yang kecil saya rasa USD 20 miliar ini masih banyak kurang bagi kita berkembang, tapi kita bisa mulai dengan ini,” jelas Luhut.
Sementara itu, Climate Counselor to The Secretary at US Department of The Teasury, John Morton menjelaskan, pendanaan ini diharapkan bisa mempercepat energi baru dan terbarukan di Indonesia.
“Ini adalah sebuah permulaan, kita kerja sama untuk mulai implementasi dari kemitraan ini dan kita akan melakukan perencanaan investasi secara komprehensif dengan kemitraan ini,” ujar John.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles