25.6 C
Jakarta
Senin, Desember 5, 2022

Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 140 dan Pembahasannya

Kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 8 halaman 140 membahas mengenai bagian-bagian struktur teks Perlawanan Ulama Pejuang Pangeran Diponegoro dalam melawan penjajah. Kunci jawaban ini digunakan untuk sekolah yang masih menggunakan kurikulum 2013. Tetapi sebelum kamu melihat kunci jawaban yang ada, sebaiknya kamu menjawabnya sendiri terlebih dahulu. Sehingga kamu dapat mengetahui seberapa jauh kemampuan yang kamu miliki.
Pada teks cerita ini Pangeran Diponegoro melawan Belanda sekitar tahun 1825 sampai 1830. Perlawanan ini disusun dalam sebuah teks eksplanasi, di mana siswa diminta untuk mendiskusikan isi cerita tersebut dan menuliskan jawabannya di bukunya masing-masing. Yang perlu di diskusikan siswa di sini adalah bagian-bagian teks eksplanasi dari cerita Pangeran Diponegoro pada saat melawan Belanda. Ketahui kunci jawaban Bahasa Indonesia kelas 8 halaman 140 dan pembahasannya di ulasan berikut ini.
Dikutip dari buku Bahasa Indonesia Kelas 8 karya Kemendikbud (2021: 140), berikut soal dan kunci jawaban dari halaman 140:
Soal Kegiatan 5.6:
Bacalah teks di bawah ini! (Perlawanan Ulama Pejuang Pangeran Diponegoro)
Dengan berdiskusi, tentukan bagian-bagian dari struktur teks tersebut!
Simpulkan pula struktur teks tersebut berdasarkan kejelasan dan kelengkapannya!
Jawaban:
1. Identifikasi fenomena
Pada tahun 1825, Belanda bermaksud menyambung dan memperlebar jalan melalui tanah makam leluhur Pangeran Diponegoro dengant idak minta izin terlebih dulu kepada
Pangeran Diponegoro. Hal itu menyebabkan Pangeran Diponegoro marah karena mengesampingkan beliau sebagai wali raja sekaligus ulama kharismatis dari Kesultanan
Yogyakarta.
2. Proses kejadian
Pada waktu pemasangan pancang oleh suruhan Belanda, pancang itu dicabuti oleh suruhan Pangeran Diponegoro. Wakil Belanda, Residen Smissaert, meminta Pangeran Mangkubumi memanggil Pangeran Diponegoro. Setelah Pangeran Mangkubumi bertemu dengan Pangeran Diponegoro, ia bergabung untuk melakukan perlawanan. Pada 20 Juli 1825 rumah Pengeran Diponegoro di Tegalrejo diserang dan dikepung oleh pasukan Belanda.
3. Ulasan
Jenderal de Kock menolaknya dan melarang Pangeran Diponegoro meninggalkan ruangan. Pangeran Diponegoro ditangkap Belanda yang ternyata telah menyiapkan penyergapan secara rapi. Dengan demikian, Belanda menjalankan pengkhianatan yang kesekian kalinya.
Ketiga struktur tersebut sudah saling berurutan satu sama lainnya sehingga sudah menjadi satu teks yang utuh, jelas, dan mudah untuk dipahami. Demikianlah kunci jawaban soal Bahasa Indonesia kelas 8 halaman 140. Semoga bermanfaat. (Umi)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles