27.2 C
Jakarta
Jumat, Februari 3, 2023

Kiai Muda Pendukung Ganjar Gelar Festival Tari Sufi dan Beri Santunan di Kediri

Relawan pendukung Ganjar Pranowo yang berjejaring dalam Kiai Muda Jawa Timur Dukung Ganjar menggelar Festival Tari Sufi dan Peduli Yatim Dhuafa di TPQ Nur Rohmah, Dusun Sawahan, Desa Payaman, Kecamatan Plemahan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur.
Kegiatan tersebut sebagai ajang silaturahmi, gotong royong dan wujud kepedulian Kiai Muda Jawa Timur kepada masyarakat di Kabupaten Kediri.
Koordinator Wilayah (Korwil) Kiai Muda Jawa Timur Ali Baidlowi mengungkapkan, alasan diselenggarakannya kegiatan tersebut karena Kediri selama ini dikenal sebagai kota santri. Hal ini diperkuat dengan berdirinya beberapa pondok pesantren besar dan terkenal di kota ini.
“Kediri merupakan salah satu kota yang layak disematkan salah satu kota santri di Jawa Timur karena banyaknya ponpes di sini. Jadi, kami melangsungkan berbagai macam kegiatan seperti tanya jawab nahwu shorof dan lomba tilawah yang tujuannya untuk memberikan apresiasi terhadap mereka dan bersilaturahmi dengan masyarakat,” kata Ali saat membuka festival tersebut, Selasa (27/12/2022).
Selanjutnya, Ali berupaya menyuguhkan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitar, terutama dalam kegiatan kolaborasi yang bersifat keagamaan dan kebudayaan.
“Seperti kemarin di Madiun kita angkat tema dengan kampung silatnya. Banyak cara ke depanya yang bisa kita lakukan karena setiap daerah kan memiliki karakternya masing-masing,” lanjut Ali.
Ali berharap para relawan melalui Kiai Muda Jawa Timur, bisa berkontribusi lebih untuk perkembangan masyarakat khususnya santri dalam bidang keagamaan.
Ali mencatat, banyak hal yang harus dibenahi, seperti perbaikan infrastruktur di pesantren dan tempat ibadah, serta lembaga pendidikan yang harus diperkuat sistemnya agar santri dan masyarakat bisa lebih optimal dalam melakukan kegiatan keagamaan.
“Kiai Muda Jawa Timur akan terus mengsyiarkan kegiatan positif keagamaan untuk memupuk nilai keimanan dan terutama sikap toleransi antar umat beragama dengan konsep sholawat dan edukasi secara konsisten,” jelas Ali.
Selain itu, Ali merasa bersyukur atas tingginya antusiasme dari masyarakat Kediri selama mengikuti kegiatan tersebut.
“Alhamdullilah ribuan masyarakat rela berbondong-bondong datang dari berbagai desa dan kecamatan untuk mengikuti kegiatan, ini menjadi catatan positif untuk kami, mudah-mudahan komunitasnya semakin terbentuk dan lebih baik lagi,” tutupnya.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles