31.9 C
Jakarta
Sabtu, Februari 4, 2023

Kenapa Orang Korea Tidak Bau Badan?

Baru-baru ini viral di media sosial surat pemberitahuan resmi tentang keluhan dosen Jurusan Arsitektur dan Perencanaan Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh karena banyaknya mahasiswa yang memiliki bau badan tak sedap. Namun tahukah kamu, bahwa ada kelompok geografi seperti di Korea, yang tidak punya bau badan. Ternyata, ini ada hubungannya dengan genetik.
Dijelaskan dalam sebuah Journal of Investigative Dermatology pada 2013, bahwa hanya 0,006 persen populasi Korea yang memiliki gen ABCC11, penyebab utama di balik masalah bau ketiak.
Penelitian ini didasarkan pada Allele Frequency Database (ALFRED), database gen yang dirancang oleh Yale University. Peneliti mengatakan, rasio gen tersebut di orang Korea adalah yang terendah di dunia.
“Gen ABCC11 pada dasarnya adalah penentu tunggal apakah Anda benar-benar menghasilkan bau ketiak atau tidak,” kata Ian Day, ahli epidemiologi genetik di University of Bristol sekaligus penulis utama studi, kepada LiveScience.
“Penelitian menunjukkan bahwa sementara hanya 2 persen orang Eropa yang tidak memiliki gen bau, kebanyakan orang Asia Timur dan hampir semua orang Korea kekurangan gen ini.”
Gen ini tidak hanya bertanggung jawab menghasilkan bau badan dan ketiak manusia, tapi juga bentuk kotoran telinga. Langkanya gen ABC11 pada orang Korea membuat kotoran telinganya menjadi kering, tidak seperti orang Indonesia atau sisi dunia lainnya yang menghasilkan kotoran telinga yang basah dan lembek.
Riset tahun 2012 yang dipublikasikan di frontiers in genetics menyebutkan bahwa gen ini mempengaruhi proses sekresi sel lebih spesifiknya ada kelenjar apocrine. Total ada lebih dari 10 macam single nucleotide polymorphisms (SNP) yang tersebar dari beragam wilayah geografi. SNP adalah ragam dari gen yang tersebar antar populasi.
Diyakini mutasi pertama gen ABC11 ini dibawa oleh nenek moyang yang dulu menghuni Mongolia atau Siberia, baru kemudian menyebar ke populasi lain di Asia Timur.
SNP gen ABC11 dengan alel G (variasi alel yang membuat kinerja bau badan) tertinggi ada di kalangan Afrika-Amerika. Sementara yang terendah ada di Korea dan diikuti China. Asia tenggara (termasuk Indonesia), sesuai daftar database gen, berada di keempat terbawah, di atas Mongolia, China dan Korea berturut-turut. Namun beberapa suku seperti Toraja dan Bugis punya alel genotipe gen ABC11 yang lebih tinggi dari yang lain.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles