30 C
Jakarta
Kamis, Februari 2, 2023

Jangan Risau dan Galau, Biaya Haji Menurut Anggota DPR Pasti di Bawah Rp 69 Juta

Wakil Ketua MPR Yandri Susanto menegaskan biaya haji Rp 69,1 juta masih merupakan usulan Kemenag. Ia memastikan Komisi VIII DPR yang membidangi haji dan umrah, khususnya Panja Haji akan mencari jalan temu dengan Kemenag untuk menurunkan usulan biaya tersebut.
“Dari aspirasi yang masuk, itu terlalu berat bagi jemaah. Supaya jemaah tenang, [ditegaskan] itu baru usul. Dalam waktu dekat, saya masih Komisi VIII, Panja Haji, akan bahas detail dan transparan, sehingga ujungnya jemaah tidak terlalu berat bebannya,” kata Yandri di DPR, Selasa (24/1).
“Mohon jemaah yang akan berangkat di 2023 nggak perlu risau, galau, Komisi VIII akan bahas detail insyaallah akan tetap di bawah Rp 69 juta,” ungkap dia.
Menurutnya masih banyak ongkos haji yang dapat diefisienkan. Mulai dari biaya penerbangan, hotel, hingga katering.
“Berapa pastinya akan diputuskan panja dan dibawa ke Komisi VIII dan Kemenag. Kita juga minta Kemenag memelototi semua item besaran ongkos haji. Misal apa benar tiket pesawat Rp 33 juta? Menurut saya bisa turun. Hotel, katering, dan sebagainya,” ungkap dia.
Di sisi lain, Yandri meluruskan kenaikan biaya haji diusulkan naik atas pertimbangan kondisi BPKH. Haji tahun ini memang terpaksa naik karena nilai manfaat atau subsidi yang diberikan BPKH kepada jemaah haji pada 2022 tahun lalu cukup besar.
Sebab, pemerintah Saudi mendadak menaikkan biaya Masyair (layanan di tiga lokasi puncak haji, yaitu Arafah, Mina, dan Muzdalifah) saat kloter pertama haji hendak berangkat.
“Kita harus hitung agar uang BPKH tetap sehat untuk ibadah haji di masa datang. Karena kalau nilai manfaat tahun ini terlalu besar juga kemungkinan akan ganggu di masa depan,” lanjut Yandri.
Lebih lanjut, ia berharap masyarakat tak salah paham terkait kabar pemerintah Saudi menurunkan dana haji. Apalagi dana haji yang diturunkan hanya mencakup biaya Masyair.
“Sekarang lagi beredar TikTok pemelintiran berita. Katanya, kenapa Indonesia naikkan ongkos haji, padahal biaya turun 30%? Ini Masyair, perlu diluruskan. Dulu biaya Masyair sebelum COVID 1.800 Riyal, lalu naik pas COVID jadi 5.656 Riyal, terus turun. Biayanya sekarang tetap lebih tinggi dari sebelum COVID,” terangnya.
“Jadi bukan Saudi menurunkan semua harga. Bukan semua komponen haji, tidak. Hotel, katering, Panja akan ke Saudi di awal bulan dua (Februari) untuk pastikan berapa yang layak dibebankan ke jemaah dan nilai manfaat,” pungkas dia.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles