29.8 C
Jakarta
Minggu, November 27, 2022

Instrumen Afektif dalam Mengukur Tingkat Afektif Siswa dalam Proses Pembelajaran

Pembelajaran merupakan proses yang penting dalam kehidupan. Tanpa proses tersebut, siswa akan sulit mendapatkan ilmu baru yang berguna bagi kehidupannya kelak. Tak hanya itu, kualitas dari proses pembelajaran juga berpengaruh terhadap majunya sebuah bangsa karena kualitas tersebut juga menentukan kualitas dari masyarakatnya.
Dalam proses pembelajaran, siswa tak hanya mempelajari ilmu yang berkaitan dengan bidang kognitif saja, namun juga afektif. Bahkan ada juga instrumen afektif dalam mengukur tingkat afektif siswa dalam proses pembelajaran. Apa itu? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini.
Mari kita bahas terkait pengertian instrumen. Menurut buku Pengembangan Instrumen Afektif & Kuesioner oleh Prof. Dr. Yusrizal, M. Pd dan Rahmati, M. Pd (2022:3), Instrumen atau alat ukur adalah suatu alat yang digunakan untuk mengumpulkan data dalam suatu penelitian.
Lalu pada halaman yang sama dijelaskan bahwa dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, afektif adalah berkenaan dengan perasaan, mempengaruhi keadaan perasaan dan emosi. Semua hal yang berkaitan dengan rasa dalam penilaiannya menggunakan ranah afektif.
Terdapat beberapa aspek yang ada di dalam ranah afektif, yaitu:
Dalam aspek ini, siswa dididik agar bisa menerima atau memperhatikan beragam nilai dari pembelajaran.
Dalam aspek ini, siswa mulai melibatkan dirinya sendiri dalam proses pembelajaran
Pada aspek ini, siswa sudah bisa menilai baik buruknya sesuatu
Pada aspek ini, siswa sudah mulai mengombinasikan dua nilai menjadi sebuah nilai baru
Pada aspek ini, siswa sudah mengombinasikan semua nilai hingga tertanam di dalam dirinya dan membentuk kepribadiannya
Dalam mengukur afektif pada siswa, terdapat beberapa contoh instrumen afektif dalam proses pembelajaran yang bisa digunakan, yakni:
Dalam instrumen ini, guru dapat memperhatikan siswa berdasarkan lembar observasi
Dalam instrumen ini, guru dapat menilai afektif siswa melalui beragam pertanyaan yang sudah disiapkan.
Dalam instrumen ini, guru dapat mencatat afektif siswa dalam kurun waktu tertentu
Dalam instrumen ini, guru dapat meminta siswa untuk menilai dirinya sendiri
Instrumen ini mirip dengan penilaian diri, namun siswa diminta untuk menilai temannya
Itulah ulasan mengenai instrumen penilaian afektif untuk mengukut tingkat afektif siswa dalam proses pembelajaran. Semoga dapat menambah wawasan Anda mengenai hal tersebut. (LOV)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles