30.9 C
Jakarta
Senin, Agustus 15, 2022

HUT ke-100 Kreator ‘Peanuts’ Dirayakan dengan Pameran di Museum

Sebuah pameran baru yang menampilkan tokoh Snoopy ditampilkan di dua museum baru-baru ini. Pameran tersebut dilakukan untuk merayakan ulang tahun ke-100 kreator tokoh Snoopy itu tahun ini.

Sebuah museum masing-masing di Ohio dan the Charles M. Schulz Museum di Santa Rosa, California, menggelar pameran baru untuk merayakan ulang tahun Charles “Sparky” Schulz yang dilahirkan pada tanggal 26 November 1922 di Minnesota. Nama Charles Schulz dikenal luas sebagai pencipta komik setrip Peanuts. Pameran itu menampilkan berbagai komik setrip Peanuts dan berbagai produk yang bergambar Snoopy.

“Charles Schulz adalah seorang yang mengerjakan seninya dengan sangat serius dan sangat berhati-hati dalam menulis, menggambar dan mengunakan perangkat, mekanisme yang membuat komik strip menjadi sarana komunikasi yang efektif untuk menampilkan ide-ide yang ia coba sampaikan,” kata Lucy Shelton Caswell, kurator pendiri Museum dan Perpustakaan Kartun Billy Ireland di Universitas Ohio yang berlokasi di Columbus, Ohio.

Lucy Shelton Caswell berharap para pengunjung pameran tersebut dapat mengenali kepribadian Schulz lebih jauh.



Balon Astronaut Snoopy melayang di atas kerumunan selama Parade Hari Thanksgiving Macy ke-93 di Manhattan, New York, AS, 28 November 2019. (Foto: REUTERS/Brendan Mcdermid)

Balon Astronaut Snoopy melayang di atas kerumunan selama Parade Hari Thanksgiving Macy ke-93 di Manhattan, New York, AS, 28 November 2019. (Foto: REUTERS/Brendan Mcdermid)

“Saya berharap, orang-orang dapat melihat Schulz sebagai seorang yang jenius, yang memiliki fokus yang jelas dan kreatif dalam hidupnya dan gemar membuat orang tertawa,” katanya.

Dalam komik Peanuts, Schulz menggambarkan anak-anak perempuan yang ikut berbagai permainan olahraga.

“Orang-orang mengatakan kepada anak-anak perempuan mereka bahwa mereka tidak dapat ikut permainan olah raga karena mereka adalah anak perempuan. Schulz tahu bahwa mereka dapat melakukannya. Tidak ada alasannya, hanya karena gender, mereka tidak boleh melakukannya,” tambah Lucy.



Seorang ibu rumah tangga yang tinggal di California menulis surat kepada Schulz agar ia menambahkan tokoh anak kulit hitam ke dalam setrip komiknya. Schulz lalu menciptakan tokoh Franklin, seorang anak kulit hitam untuk bergabung bersama Charlie Brown dan teman-temannya.

Pada masa puncaknya, komik setrip Peanuts dimuat di lebih dari 2.600 surat kabar di berbagai penjuru dunia. [lj/uh]

    Related Articles

    Stay Connected

    0FansSuka
    5PengikutMengikuti
    0PelangganBerlangganan
    - Advertisement -spot_img

    Latest Articles