30 C
Jakarta
Selasa, Januari 31, 2023

Hasil M4 Mobile Legends Echo vs Blacklist: Sengit, Blacklist ke Grand Final

Tiket ke Grand Final M4 Mobile Legends diperebutkan oleh Echo dan Blacklist. Dua tim asal Filipina ini saling bertarung dalam format best of five (BO7) di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Jumat (13/1).
Blacklist merupakan juara bertahan, di samping itu Karltzy yang merupakan jungler Echo adalah juara M2 Mobile Legends. Duel ini tentunya sarat gengsi.
Lantas, siapa yang bisa mengamankan satu tiket ke Grand Final?
Pada gim pertama, Echo menurunkan Sanji-Yve, Karltzy-Fredrin, Benyqt-Harith, SanFord-Dyroth, dan Yawi-Hilda. Sementara Blacklist dengan susunan Oheb-Claude, Edward-Gloo, OhMyV33NUS-Diggie, Wise-baxia, dan Hadji-Xavier.
Hilda yang dimainkann Echo cukup mampu menyulitkan permainan Blacklist di early game. Ditambah lagi, Echo juga bermain dengan begitu agresif.
Echo juga mampu memecah formasi Blacklist dengan terus mengincar OhMyV33NUS. Dengan begitu, Blacklist tak pernah bisa melakukan team fight secara bersamaan.
Echo pun berhasil mengalahkan Blacklist pada menit ke-14 dengan point kill 21-2.
Pada gim kedua, Karltzy kembali mengenakan Fredrin, Sanji dengan Faramis, Bennyqt dengan Claude, Yawi dengan Estes, dan SanFord kembali menggunakan Dyroth.
Sementara itu, Blacklist memainkan Kaja untuk Wise, Gloo untuk Edward, OhMyV33NUS kembali dengan Diggie, Oheb memainkan Beatrix dan Hadji juga kembali dengan Xavier.
Pertandingan kali ini cukup alot di early dan mid game karena kedua tim sangat kuat. Permainan tarik ulur ala Blacklist pun kembali keluar karena formasinya masih solid.
Pada menit ke-13, terjadi perebutan Lord. Echo mendapatkannya, namun seluruh pemainnya tumbang, Blacklist pun mampu mengunci kemenangan di gim kedua dengan point kill 14-7.
Echo masih mengamankan Fredrin untuk Karltzy, sedang di mid lane ada Yawi dengan Lolita dan Sanji dengan Faramis. Sementara di side, SanFord memainkan Joy dan Bennyqt dengan Karie.
Di lain sisi, Blacklist juga kembali memainkan Kaja untuk Wise, Hadji memainkan Lunox, dan OhMyV33NUS menemaninya di mid lane dengan Estes. Oheb juga kembali memainkan Beatrix, sementara Edward memainkan Gloo.
Sama seperti gim pertama, Echo kembali tampil agresif dan memaksa Blacklist untuk team fight sejak early game. Namun, Blacklist mampu kembali solid di mid game dan kembali.
Akan tetapi, permainan agresif Echo tak mampu dibendung oleh Blacklist. Echo pun mengamankan gim ketiga dengan point kill 14-4.
Berbeda dengan tiga gim sebelumnya, Karltzy kini memainkan Ling. SanFord dengan Yu Zhong, Yawi memainkan Grock, Bennyqt dan Sanji memainkan Harith dan Yve.
Sementara itu, Wise kembali memainkan Barats, dikawal oleh OhMyV33NUS dan Hadji dengan Lolita dan Valentina. Di side line, Edward memainkan Lapu-Lapu, sementara Oheb dengan Karie.
Bisa dibilang, formasi Echo kali ini tak begitu kuat. Blacklist di lain sisi mampu terus menekan Echo dan mengunci kemenangan pada menit ke-16 dengan point kill 22-11.
Pada gim penentuan, Karltzy kembali memainkan hero keras, yakni Grock. Yawi dan Sanji di mid lane dengan Lolita dan Lylia, Bennyqt dengan Karie dan SanFord dengan Joy di side lane.
Sementara itu, Wise memainkan Fredrin, OhMy33VENUS dan Hadji dengan Estes dan Yve. Oheb menggunakan Brodi, sedangkan Edward memainkan Gloo.
Blacklist sangat kuat dengan formasi ini. Kehadiran Estes dan Yve membuat Blacklist unggul dalam high ground, Oheb dengan Brodi-nya juga mampu memberikan burst damage. Blacklist dominan di early game.
Pun demikian, Echo juga memberikan perlawanan yang sengit. Akan tetapi, Echo cukup kesulitan karena tak banyak hero yang dimilikinya cukup sustain, berbeda dengan Blacklist.
Pada menit ke-13, satu serangan Blacklist tak mampu ditahan lagi oleh Echo. Blacklist pun berhasil mengamankan satu tiket ke Grand Final dengan kemenangan 3-2.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles