28.9 C
Jakarta
Rabu, Desember 7, 2022

GoTo Masih Rugi Rp 20,91 Triliun di Kuartal III 2022

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) mencatatkan pendapatan bersih di kuartal III 2022 mencapai Rp 3,1 triliun (secara tiga bulanan) atau naik 14,8 persen secara kuartalan (qoq). Perseroan juga mencatat rugi berjalan di kuartal III 2022 (secara tiga bulanan) mencatat Rp 6,8 triliun atau turun 10,8 persen (qoq).
Adapun secara 9 bulanan, pendapatan bersih GoTo sebesar Rp 7,96 triliun di kuartal III 2022. Sementara rugi berjalan perusahaan di sembilan bulan ini tembus Rp 20,91 triliun.
Adapun per kuartal III 2022, total nilai transaksi (GTV) kuartal ketiga tumbuh 33 persen dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp 161 triliun. Kemudian pendapatan bruto kuartal ketiga tumbuh 30 persen dibandingkan tahun sebelumnya mencapai Rp 5,9 triliun.
Kemudian, Margin kontribusi Grup pada kuartal III 2022 lebih baik 43 persen dibanding tahun sebelumnya dan 41 persen lebih baik dari kuartal sebelumnya, di atas pedoman. Layanan On-Demand mencapai margin kontribusi positif pada bulan September.
Rugi EBITDA yang disesuaikan sebesar Rp 3,7 triliun mengecil 11 persen dibandingkan tahun sebelumnya, dan 10 persen lebih kecil dibanding kuartal sebelumnya.
“Kami mencatat kinerja kuat di kuartal ketiga, sehingga mempercepat langkah menuju profitabilitas, seiring dengan pertumbuhan pendapatan dan berkurangnya rugi EBITDA yang disesuaikan. Margin kontribusi secara grup melampaui pedoman yang kami sampaikan kuartal sebelumnya, dengan margin kontribusi positif di segmen On-Demand Service tercapai pada bulan September, jauh lebih cepat dibandingkan dengan target,” Andre Soelistyo, Direktur Utama Grup GoTo dalam keterangannya, Senin (21/11).
“Pencapaian ini didorong oleh fokus kami untuk memberikan produk terbaik kepada pelanggan loyal serta kedisiplinan Perseroan dalam mengelola beban usaha secara efisien. Sebagai contoh, perluasan layanan GoPay Coins secara langsung mendorong rasionalisasi beban promosi sekaligus memberikan apresiasi bagi konsumen yang terus menggunakan layanan GoTo,” tambah dia.
Jacky Lo, Direktur Keuangan Grup GoTo mengatakan, perseroan  telah mengambil berbagai langkah untuk meningkatkan efisiensi operasional dan mempercepat pencapaian target-target pertumbuhan dan profitabilitas.
“Hasilnya, Perseroan  mencatatkan pertumbuhan secara konsisten. Total Nilai Transaksi (GTV) tumbuh 33 persen dibanding tahun sebelumnya mencapai Rp 161 triliun, dan pendapatan bruto tumbuh 30 persen dibanding tahun sebelumnya mencapai Rp 5,9 triliun. Pada saat yang sama, EBITDA Grup yang disesuaikan pada kuartal ini tercatat 44 basis poin lebih baik dibanding kuartal sebelumnya.” katanya.
Adapun ketidakpastian kondisi makroekonomi global yang dipicu peningkatan inflasi, suku bunga, harga bahan bakar minyak, dan energi, mendorong Perseroan untuk tetap menerapkan prinsip kehati-hatian, dengan fokus pada optimalisasi beban usaha.
“Sepanjang kuartal ketiga kami telah mengurangi belanja insentif, menghapus belanja promosi untuk kelompok konsumen nonaktif, dan terus menurunkan belanja pemasaran serta terus mengoptimalkan pengurangan beban biaya, untuk mendukung fundamental Perseroan,” kata Jacky.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles