26.1 C
Jakarta
Senin, Desember 5, 2022

Gina yang Kedua (4)

Hanya ada tiga bar favorit Brentek di kota ini. Pertama, Bar Pelangi. Tidak terlalu luas, tapi di sinilah tempat Brentek belajar mencari uang. Mudah saja untuk mengetahui orang baru atau old member di sini: tanyakan apa dia mengenal Brentek? Hampir semua pengunjung Bar Pelangi mengenal Brentek. Kedua, Bar Asri. Bar dengan arsitektur paling mewah di kota ini. Biasanya dipenuhi artis-artis lokal, petinggi perusahaan, dan pejabat publik. Tempat yang tepat untuk memperluas relasi. Konon, bar ini punya satu ruang rahasia yang hanya bisa diakses para borjuis. Dan yang terakhir, Bar Jati. Bar yang tidak pernah terlihat ramai, karena memang didesain tidak untuk keramaian. Bar yang cocok untuk merenung dan menyendiri. Bagi Brentek, ketiganya bagai siklus hidup; bekerja, bergaul, dan berkontemplasi. Sisanya adalah bar-bar kecil dengan manajemen amburadul dan konsep payah.
Era shuffle di kota ini boleh dibilang bubar sejak pionir mereka, Tree of Shuffle, tidak pernah terlihat manggung lagi. Namun kenangan Brentek di Bar Pelangi justru makin pekat. Persahabatan, pekerjaan, dan kisah cinta yang tak pernah mudah, semua terjadi di Bar Pelangi.
Di antara ketiganya, hal yang terakhir disebut adalah hal yang mati-matian dilupakan oleh Brentek. Perempuan yang dulu mencintainya dengan sungguh-sungguh, perempuan yang dulu tak pernah lelah berusaha mengambil hatinya, kini kerap menyelinap di tiap lamunannya. Entah sejak kapan Brentek jadi sering merindukan Gina.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles