25.8 C
Jakarta
Senin, Agustus 15, 2022

Gedung Ambruk di Iran, Sedikitnya 11 Tewas

Tim penyelamat, Selasa (24/5), menggali puing-puing dari sebuah bangunan yang runtuh di barat daya Iran sehari sebelumnya yang menewaskan sedikitnya 11 orang.

Pihak berwenang khawatir jumlah korban akan meningkat mengingat masih banyak penghuni gedung itu yang terjebak dalam reruntuhan.

Sementara itu, terkait penyelidikan bencana, pihak berwenang telah menangkap wali kota dan sejumlah pejabat pemerintah setempat. Insiden yang menelan korban jiwa itu terjadi di kota Abadan, provinsi Khuzestan.

Gedung yang ambruk itu adalah menara 10 lantai yang masih dalam tahap pembangunan di kompleks Metropol.

Kompleks Metropol terdiri dari dua menara, satu sudah dibangun dan satu lagi sedang dibangun, meskipun lantai-lantai komersial di bawahnya telah selesai dan sudah dihuni para penyewanya.

Regu penyelamat melakukan pencarian korban di antara puing-puing di lokasi bangunan berlantai sepuluh yang runtuh di kota barat daya Abadan, Iran, 24 Mei 2022. (Foto: TASNIM NEWS/AFP)

Regu penyelamat melakukan pencarian korban di antara puing-puing di lokasi bangunan berlantai sepuluh yang runtuh di kota barat daya Abadan, Iran, 24 Mei 2022. (Foto: TASNIM NEWS/AFP)

Pada Selasa, seorang pejabat penanggulangan keadaan darurat yang diwawancarai di televisi pemerintah menyatakan bahwa sekitar 50 orang mungkin berada di dalam gedung itu pada saat ambruk, termasuk orang-orang yang sedang pindah ke lantai bawah tanahnya.

Belum jelas apakah jumlah itu termasuk mereka yang sudah ditarik keluar dari puing-puing. Sedikitnya 39 orang terluka, kebanyakan ringan, kata para pejabat sebelumnya. TV pemerintah mengatakan sedikitnya 11 orang tewas.

Kerumunan orang yang marah di lokasi itu mengejar dan memukuli Wali Kota Abadan Hossein Hamidpour segera setelah bencana itu terjadi, menurut kantor berita setengah resmi ILNA dan video-video yang beredar secara online. Polisi kemudian menangkap Hamidpour dan sembilan lainnya, kata media Iran, Selasa.

Awalnya, pihak berwenang mengatakan pemilik gedung dan kontraktornya juga telah ditangkap. Namun kemudian, muncul laporan dari kantor berita pengadilan Mizan, Selasa, yang menyebutkan bahwa kedua pria itu tewas dalam insiden tersebut.

Seorang jurnalis setempat di Abadan telah berulang kali menyuarakan keprihatinan tentang pembangunan gedung itu, mulai dari tahun lalu. Ia bahkan sempat mempublikasikan gambar-gambar yang katanya menunjukkan lantai-lantai yang melorot turun di menara pertama. Ia juga menuduh adanya praktik korupsi dalam proses izin bangunan. [ab/lt]

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles