31.9 C
Jakarta
Sabtu, Februari 4, 2023

Frugal Living: Pengertian, Manfaat, dan Tips Menjalaninya

Belakangan tren frugal living menjadi salah satu gaya hidup yang semakin sering diterapkan oleh sebagian masyarakat. Penerapan frugal living juga beriringan dengan munculnya pandemi Covid-19.
Dalam kondisi yang penuh ketidakpastian ini, masyarakat lebih memilih untuk mengumpulkan dana darurat daripada menghamburkan uang untuk hal yang tidak begitu penting.
Lantas, apa itu gaya hidup frugal living? Bagi kamu yang belum tahu, mari baca terus artikel ini hingga selesai.
Dikutip dari laman Wealth Simple, frugal living merupakan keadaan seseorang yang sadar akan pengeluaran dan fokus pada prioritas yang ada.
Konsep frugal living cocok bagi orang yang sebelumnya mempunyai gaya hidup konsumtif. Misalnya, kerap berganti ponsel dan kendaraan keluaran terbaru, membeli produk fesyen dengan label bergengsi, dan sebagainya. Tanpa disadari, uang akan habis untuk memenuhi gaya hidup dan tak ada tabungan atau dana darurat yang dimiliki.
Dengan menerapkan gaya hidup frugal living, kehidupan menjadi lebih tertata rapi. Pasalnya konsep ini mengajarkan seseorang untuk hidup lebih hemat tetapi tetap memikirkan tujuan utama mereka.
Ada berbagai manfaat bagi orang yang menerapkan konsep frugal living, antara lain, mencapai kemandirian finansial, memiliki tabungan masa depan, dan tekanan finansial menjadi ringan.
Ada berbagai langkah yang bisa diterapkan untuk menjalani gaya hidup hemat atau frugal living. Berikut di antaranya:
1. Punya tujuan keuangan yang jelas
Menurut laman Nerd Wallet, tips menerapkan gaya hidup frugal living yang pertama adalah memiliki tujuan keuangan yang jelas dan masuk akal. Hal ini akan memudahkan kamu dalam mencapainya agar tidak sia-sia.
Rencana keuangan tersebut, misalnya, untuk dana pendidikan, pernikahan, membeli rumah, tanah, tabungan pendidikan anak, pensiun dini, dan lain-lain.
2. Pahami kebutuhan vs keinginan sebelum berbelanja
Jika ingin menjalani gaya hidup frugal living, kamu harus bisa membedakan antara kebutuhan dan keinginan sebelum belanja.
Dikutip dari KoinWorks, dengan cara ini kamu tidak akan sembarangan mengeluarkan uang untuk hal yang tidak terlalu dibutuhkan.
3. Hindari utang konsumtif
Ada banyak jenis utang konsumtif yang membuat orang-orang tergiur. Misalnya berutang untuk membeli gawai, mobil, barang fashion bermerek, dan lain-lain.
Bila sebelumnya kamu mempunyai kebiasaan berutang yang sifatnya konsumtif, sebaiknya segera berhenti dari kebiasaan tersebut.
Kebiasaan ini hanya akan membuat kondisi keuangan menjadi berantakan. Pastikan kamu tidak berutang hanya untuk membeli sesuatu yang tidak begitu dibutuhkan.
4. Catat perencanaan pengeluaran
Banyak orang yang tidak mencatat perencanaan pengeluaran dengan tepat. Padahal, menurut laman Wealth Simple, kebiasaan ini menjadi salah satu cara hidup hemat lantaran keuangan akan lebih tertata. Kamu bisa mencatatnya di mana saja dan jangan lupa catat hal yang paling menjadi prioritas.
5. Investasi sejak dini
Tips menjalani frugal living yang selanjutnya, yaitu berinvestasi. Hal ini bisa menjadi kunci karena uang akan berputar dengan sendirinya.
Namun sebelum itu pastikan kamu sudah memahami setiap risiko dari instrumen investasi yang ada. Sehingga kamu bisa memilih instrumen investasi yang tepat.
(ZHR)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles