31.4 C
Jakarta
Sabtu, November 26, 2022

Fakta-fakta GoTo Bantah Rumor PHK dan Pangeran Arab MBZ Mau Masuk Jadi Investor

Perusahaan teknologi terbesar di Indonesia PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) berencana untuk memangkas (PHK) lebih dari 1.000 pekerjanya.
Mengutip Bloomberg, Jumat (11/11), pengurangan tersebut setara dengan lebih dari 10 persen tenaga kerja GoTo, dan akan berdampak pada semua divisi. Hal ini dilakukan untuk mengakselerasi langkah perusahaan menuju profitabilitas.
Di tengah kabar perusahaan yang diisukan guncang, Pangeran Mohamed bin Zayed atau MBZ diketahui mendirikan perusahaan investasi yang menyasar startup teknologi. Kabar beredar, MBZ mempertimbangkan untuk masuk ke startup teknologi terkemuka Indonesia, GOTO. Berikut Fakta-faktanya.
Dilaporkan Bloomberg, pemangkasan karyawan GoTo dimulai saat perusahaan akan merilis laporan keuangan kuartal III pada 21 November nanti. Di mana, pada bulan Agustus 2022 lalu, GoTo masih melaporkan kerugian sebelum bunga, pajak, depresiasi dan amortisasi di kuartal II 2022 sebesar Rp 4,14 triliun.
Menanggapi hal tersebut Chief Corporate Affairs GoTo, Nila Marita mengatakan pihaknya tidak mau mengomentari rumor. Pihaknya pun tetap akan fokus dalam membangun bisnis yang berkelanjutan.
“Kami tidak dapat mengomentari rumor dan spekulasi yang beredar. Fokus GoTo adalah membangun bisnis yang berkelanjutan dan membawa dampak positif bagi Indonesia,” ungkap Nila kepada kumparan, Jumat (11/11).
Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) melesat hingga 11,7 persen ke level 210 pada penutupan perdagangan, Jumat (11/11). Kenaikan itu terjadi di tengah kabarnya GoTo yang akan memangkas (PHK) lebih dari 1.000 pekerjanya.
Berdasarkan RTI Business, saham GoTo saat ini merupakan kenaikan intraday terbesar dalam hampir dua bulan terakhir. Volume perdagangan tercatat 2,05 miliar saham, dengan frekuensi 39.537 kali dan turnover Rp 419,1 miliar. Pun saat ini kapitalisasi pasar GoTo sebesar Rp 248,72 triliun.
Pangeran Mohamed bin Zayed atau MBZ diketahui mendirikan perusahaan investasi yang menyasar startup teknologi. Kabar beredar, MBZ mempertimbangkan untuk masuk ke startup teknologi terkemuka Indonesia, GOTO.
Perusahaan investasi berkonsep kecerdasan buatan atau artificial intelligent (AI) bernama G42 itu, berada di bawah perusahaan pendanaan Abu Dhabi Growth Fund, Mubadala. Pangeran MBZ merupakan Chairman di Mubadala. Dikutip dari Reuters, Jumat (11/11), G42 menyiapkan pendanaan hingga sebesar USD 10 miliar atau setara Rp 155 triliun.
Sejalan dengan pendirian G42, informasi yang diperoleh kumparan menyebutkan peluang masuknya MBZ sebagai investor strategis di GOTO. Hal tersebut seiring akan berakhirnya periode lock up atas saham para founder di perusahaan hasil merger Gojek dan Tokopedia tersebut.
Untuk memuluskan rencana tersebut, seorang pejabat pemerintah yang cukup berpengaruh dikabarkan telah terbang ke Abu Dhabi untuk bertemu dengan Pangeran Mohamed bin Zayed. Sejauh ini, pihak calon investor masih negosiasi soal valuasi saham GOTO yang akan dijadikan patokan harga.
“Pangeran MBZ akan masuk sekitar 20 persen. Beliau juga mengharapkan prospek pertumbuhan perusahaan yang sustain,” kata sumber tersebut.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles