28.7 C
Jakarta
Sabtu, Januari 28, 2023

Demokrat Soal Andika Perkasa Cawapres Anies: Kader Kami Ingin Anies-AHY

Nama mantan Panglima TNI, Andika Perkasa mulai disebut-sebut sebagai calon wakil presiden yang bakal mendampingi bakal capres Partai NasDem, Anies Baswedan. Menanggapi hal itu, juru bicara DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra mengatakan, nama Andika Perkasa belum belum pernah dibahas di Koalisi Perubahan sebagai cawapres.
“Sejauh ini, kami belum mendengar nama mantan Panglima TNI dibahas di Koalisi Perubahan sebagai cawapres. Untuk urusan capres-cawapres Koalisi Perubahan, kami saat ini masih fokus kepada kriteria,” kata Herzaky dalam keterangannya, Kamis (22/12).
Namun, Herzaky menjelaskan, partainya menghormati keputusan NasDem dan PKS jika ingin mengusung cawapres. Sebab menurutnya, koalisi yang dibentuk oleh ketiga partai itu berasaskan equal partnership, dan akan memilih cawapres dengan mengedepankan prinsip prinsip realistis dan rasional.
“Realistis, bahwa koalisi ini dibangun oleh partai-partai yang masing-masing punya kader utama yang jika diusung, akan semakin menyolidkan kerja-kerja pemenangan karena yang diusung adalah pemimpin di partainya,” ucapnya.
Sementara prinsip rasional yang dimaksud, Herzaky mengatakan bahwa pada prinsipnya koalisi ini ingin menang, bukan hanya sekadar meramaikan kontestasi Pilpres.
“Berkaitan dengan hal ini, kriteria terpenting menurut kami salah satunya adalah elektabilitas. Baik elektabilitas personal maupun elektabilitas ketika simulasi berpasangan,” ujar Herzaky.
Lebih lanjut, Herzaky mengeklaim bahwa nama Anies dan AHY selalu berada di papan atas capres maupun cawapres, termasuk ketika disimulasikan berpasangan. Pasangan Anies-AHY ini selalu jadi yang tertinggi dan hampir selalu menang melawan pasangan mana pun.
“Selaras pula dengan keinginan kader dan konstituen kami, nama Anies-AHY yang paling sering disebut-sebut,” imbuhnya.
Hanya saja Herzaky menegaskan, pada akhirnya keputusan capres-cawapres di internal partainya bakal ditentukan oleh Majelis Tinggi Partai Demokrat.
“Sampai dengan saat ini, Demokrat masih terus menyerap aspirasi kader dan konstituen, mencermati berbagai masukan dan data, termasuk hasil dari berbagai lembaga survei, serta terus berkomunikasi dengan teman-teman calon mitra koalisi perubahan,” tandas Herzaky.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles