30.4 C
Jakarta
Selasa, November 29, 2022

Danuri Sukses Kirim Video dan Foto dari Luar Angkasa

Danuri, pengorbit bulan pertama Korea Selatan telah sukses mengirimkan data berupa video dan foto dari luar angkasa. Hal ini disampaikan oleh kementerian, KARI, dan ETRI pada 7 November lalu. (Tangkapan layar video pada website Danuri)

Danuri, pengorbit bulan pertama Korea Selatan telah sukses mengirimkan data berupa video dan foto dari luar angkasa. Hal ini disampaikan oleh kementerian, KARI, dan ETRI pada 7 November lalu. (Tangkapan layar video pada website Danuri)

Oleh Yoon Sojung



Video musik “Dynamite” milik BTS, pesan berisi “Tunggu kami, Sang Bulan,” serta foto revolusi bulan terhadap bumi merupakan sebagian data yang dikirimkan oleh Danuri dari luar angkasa. Danuri adalah pengorbit bulan pertama Korea Selatan.

Danuri telah sukses mengirimkan data berupa video, foto, dan pesan dari luar angkasa. Hal ini dipublikasikan pada 7 November lalu oleh Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi, KARI (Korea Aerospace Research Institute), dan ETRI (Electronics and Telecommunications Research Institute).

Data kali ini dikirim melalui muatan internet luar angkasa (payload for space internet) yang dikembangkan oleh ETRI. Alat ini dikembangkan untuk mengirimkan data ke lingkungan luar angkasa di mana komunikasi sering terputus, berbeda dengan situasi di atas permukaan bumi.

ETRI bekerja sama dengan KARI, NASA (Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat), dan JPL (Jet Propulsion Laboratory) telah menguji coba muatan internet luar angkasa sebanyak dua kali. Uji coba pertama dilakukan pada tanggal 25 Agustus dengan jarak sekitar 1,21 juta km. Uji coba kedua dilakukan pada tanggal 28 Oktober dengan jarak sekitar 1,28 juta km.

Pada uji coba tanggal 25 Agustus, video musik “Dynamite” dan foto panorama ETRI yang disimpan Danuri berhasil dikirim. Pada tanggal 28 Agustus, pesan berisi “five by five” (ungkapan dalam bahasa Inggris untuk menyatakan bahwa kualitas sinyal sangat bagus pada komunikasi nirkabel), “sedang pergi,” “tunggu kami, Sang Bulan,” berhasil dikirim oleh ETRI kepada Danuri, lalu dikirimkan kembali ke ETRI.

Komunikasi di luar angkasa sering terputus sehingga pengiriman data perlu dibagi-bagi agar data tersebut dapat disimpan dengan baik. Ini adalah karakteristik internet luar angkasa. Data yang diterima melalui muatan internet luar angkasa ini dikirimkan ke ETRI melalui alat transmisi komunikasi (Node) milik NASA dan KARI.

Uji coba kali ini dinilai sukses oleh kementerian karena bisa mengirimkan data dengan jarak tiga kali lipat lebih jauh dari jarak komunikasi yang ditargetkan, yaitu sekitar 380 ribu km.

Layar pesan yang dikirim dan diterima oleh Danuri dan ETRI. (Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi)

Layar pesan yang dikirim dan diterima oleh Danuri dan ETRI. (Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi)

Foto-foto yang diambil Danuri juga dipublikasikan. Foto-foto tersebut adalah foto revolusi bulan terhadap bumi dan foto bulan yang melewati bumi. Danuri memotret proses revolusi bulan terhadap bumi setiap hari selama satu bulan, mulai dari tanggal 15 September hingga 15 Oktober.

Foto-foto tersebut diambil dengan menggunakan kamera beresolusi tinggi yang dikembangkan oleh KARI. Danuri juga memotret 15 lembar foto pada 24 September yang merekam proses bulan melewati bumi.

Ada satu foto bermakna yang diambil oleh Danuri pada tanggal 9 Oktober lalu. Foto tersebut berhasil mengobservasi ledakan sinar gamma melalui GRS (Gamma-ray Spectrometer) yang dikembangkan KIGAM (Korea Institute of Geoscience and Mineral Resources).

Ledakan sinar gama ini juga diobservasi dalam waktu yang bersamaan di AS dan Eropa. Kementerian menjelaskan bahwa fenomena ledakan sinar gamma sangat penting karena terkait dengan kelahiran lubang hitam yang pertama kali bisa diobservasi oleh manusia.

Foto di atas diambil oleh Danuri pada tanggal 24 September. Foto di atas memotret proses bulan melewati bumi pada saat revolusi. (Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi)

Foto di atas diambil oleh Danuri pada tanggal 24 September. Foto di atas memotret proses bulan melewati bumi pada saat revolusi. (Kementerian Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Informasi)

Danuri telah berhasil melakukan Manuver Koreksi Lintasan (Trajectory Correction Maneuver) fase kedua pada 2 September lalu. Manuver Koreksi Lintasan adalah proses untuk memperbaiki lintasan orbit agar sesuai dengan rencana.

Saat ini Danuri sedang berada 1,05 juta km dari permukaan bumi dan sedang bergerak ke arah bulan dengan kecepatan 0,54 km per detik. Danuri akan menjelajah sejauh 6 juta km hingga 7 Desember. Setelah tiba di orbit bulan, Danuri akan mengurangi kecepatannya dan masuk ke dalam lintasan tujuan pada akhir bulan Desember.

Informasi lebih lanjut mengenai Danuri dapat dilihat di website terkait (https://www.kari.re.kr/kplo).

[email protected]

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles