31.1 C
Jakarta
Kamis, Desember 1, 2022

Dana JKP di BPJamsostek Masih Melimpah Imbas Minim Klaim dari Pekerja

BPJS Ketenagakerjaan atau BPJamsostek mencatat klaim pekerja atas Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP) masih minim. Anggota Dewan Pengawas BPJamsostek, Subchan Gatot, mengatakan kondisi tersebut membuat anggaran JKP di BPJamsostek masih melimpah.
“Memang sustainability JKP masih sangat terjaga, karena rasio klaim masih sekitar 2 persen sehingga masih bisa terjaga ketahanan dana di JKP, dengan rasio klaim sampai saat ini sekitar 6.900 orang,” kata Subchan ketika RDP dengan Komisi IX DPR RI, Selasa (15/11).
Hingga Oktober 2022, Subchan mencatat wilayah paling besar mengajukan JKP adalah DKI Jakarta, Banten, dan Jawa Barat. Terjadi peningkatan jumlah penerima klaim JKP sebesar 285 persen pada Oktober 2022 dibanding Juli 2022. Hal itu disebabkan oleh PHK massal di beberapa wilayah seperti di Banten, Jawa Barat, DKI Jakarta, dan Jawa Timur,
“Total dana yang sudah dicairkan kurang lebih sekitar Rp 25 miliar per Oktober 2022. Data-data JKP per bulan gambarannya meningkat. Tren terjadi di Oktober tinggi sekali,” ungkap Subchan.
Pada Oktober, jumlah penerima JKP mencapai 2.169 orang dengan anggaran yang dicairkan sebesar Rp 7,09 miliar. Meningkat jauh dibanding pada September dengan jumlah penerima JKP mencapai 1.056 orang dengan anggaran yang dicairkan mencapai Rp 4,09 miliar.
Mendekati akhir tahun 2022, tren penerima dan anggaran yang dicairkan memang mengalami kenaikan signifikan. Dibanding pada Maret, di mana JKP dicairkan untuk 81 pekerja dengan anggaran hanya Rp 150 juta atau total penerima JKP mencapai 313 pekerja dengan anggaran yang dicairkan mencapai Rp 618 juta.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles