32.6 C
Jakarta
Minggu, November 27, 2022

Chelsea Diklaim Sudi Tampung Cristiano Ronaldo Andai Dipecat MU

Chelsea dilaporkan bersedia melakukan langkah konkret terhadap Cristiano Ronaldo. The Blues diklaim berminat menampung Ronaldo andai dipecat Manchester United (MU).
Menurut laporan Mirror, Todd Boehly menjadi sosok terdepan yang bakal menyambut penyerang 37 tahun tersebut. Pemilik anyar Chelsea itu disinyalir masih memiliki ketertarikan tinggi terhadap Ronaldo.
Hanya, Chelsea enggan menebus Ronaldo dengan mahar sepeser pun. 'Si Biru' hanya siap menampung Ronaldo tanpa dibebankan biaya apa pun.
Bukan kali ini saja Chelsea dikaitkan dengan Ronaldo. Pada September lalu, Boehly juga dikabarkan ingin memboyong CR7 ke Stamford Bridge, tetapi tak disetujui pelatih kala itu, Thomas Tuchel.
Hubungan Ronaldo dan 'Setan Merah' tengah meretak dewasa ini. Hubungan keduanya renggang lantaran Ronaldo melakukan wawancara khusus dengan jurnalis Inggris, Piers Morgan.
Dalam wawancara tersebut, Cristiano Ronaldo kedapatan melontarkan pernyataan menohok. Ia mengaku bahwa dirinya telah dikhianati oleh MU dan Erik ten Hag tak memberinya respek sedikit pun.
“Manchester United mencoba memaksa saya keluar. Tidak hanya manajer, tetapi juga orang-orang lain yang ada di sekitar klub. Saya merasa dikhianati,” kata Ronaldo di hadapan Piers Morgan.
“Saya tidak respek padanya karena dia [Erik ten Hag] tidak menunjukkan rasa hormat kepada saya. Jika Anda tidak menghormati saya, saya tidak akan pernah menghormati Anda,” tukas Ronaldo.
Di lain sisi, manajemen MU turut membuat langkah yang tak biasa atas pernyataan Ronaldo. MU dilaporkan telah menunjuk pengacara untuk menjajaki kemungkinan untuk menuntut Ronaldo lantaran melanggar kontrak.
Seorang pengacara yang bekerja di firma hukum Fladgate, Mike Treemer, menuturkan bahwa Ronaldo sangat mungkin dikenai sanksi. Kapten Portugal itu bisa dituntut atas pernyataan yang kurang menyenangkan terhadap perusahaan. Dalam hal ini adalah 'Setan Merah'.
“Sebagian besar pengacara menilai bahwa United berhak untuk mengakhiri kontrak Ronaldo menyusul perilakunya baru-baru ini. Hanya saja, United perlu mempersiapkan banyak berkas yang membuktikan bahwa Ronaldo telah memberikan dampak buruk, terutama dalam urusan finansial,” ujar Treemer.
“Dalam hal ini, perusahaan kerap kali menemui jalan buntu, karena diperlukan biaya besar untuk membuktikannya. Tapi, jika memang wawancara dengan Piers Morgan menimbulkan banyak kerugian, kubu United perlu mempertimbangkannya secara serius dan cermat,” tegas Treemer.
Ronaldo sejatinya masih menyisakan kontrak selama satu musim ke depan. Kontraknya baru berakhir pada Agustus 2023 mendatang.
Lantas, apakah MU bakal memecat Ronaldo akibat ulah serampangannya? Atau ada kata maaf untuk megabintang tersebut? Patut untuk ditunggu.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles