31.4 C
Jakarta
Sabtu, November 26, 2022

Cerita Kapolsek Sendana soal Detik-detik Longsor Susulan di Majene: Menegangkan

Tanah longsor kembali menutup ruas Jalan Trans Sulawesi di Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, yang menyebabkan arus lalu lintas dari dua arah lumpuh total, Kamis (27/10/2022) malam.
Longsor tersebut terjadi tepatnya di Dusun Sumakuyu, Desa Onang, Kecamatan Sendana, Majene. Sebelumnya longsor juga sempat menutup akses Jalan Trans Sulawesi pada Kamis pagi dan sempat bisa dilalui kendaraan dengan sistem buka tutup.
Kapolsek Sendana AKP Muhammad Tauhid menyebutkan tanah longsor di daerah itu dipicu curah hujan yang tinggi selama berjam-jam. Beberapa titik longsor bisa dibersihkan melalui kerja sama TNI, Polri, dan pihak terkait.
Namun, longsor kembali terjadi di Dusun Sumakuyu sekitar pukul 18.30 WITA. Saat itu, cerita Tauhid, petugas masih melakukan pembersihan sisa material longsor sebelumnya yang memenuhi ruas jalan yang menghubungkan Kabupaten Mamuju dan Majene itu.
“Meski tak sampai mengenai tim yang tengah melakukan pekerjaannya, namun kejadian itu cukup menegangkan. Kembali material tanah bercampur batu besar menghantam badan jalan,” ungkapnya.
Menurut Kapolsek Sendana itu, longsor menyebabkan satu unit mobil pikap yang bermuatan alat bor sumur tujuan Mamuju terjebak dan tidak dapat melanjutkan perjalanan.
“Beruntung sopir dan penumpangnya selamat dan tidak mengalami luka apa pun,” kata Tauhid.
Ia pun meminta pengendara yang melalui ruas Jalan Trans Sulawesi di wilayah Kabupaten Majene untuk berhati-hati mengingat daerah tersebut rawan longsor apabilan kondisi hujan deras.
“Mengingat sepanjang Jalan Trans Sulawesi merupakan perbukitan yang setiap saat dapat terjadi longsor, untuk itu demi keselamatan berkendara agar kiranya dapat mencari tempat yang aman sementara hingga cuaca kembali normal,” pesan Tauhid.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles