Cara Mudah untuk Meningkatkan Kualitas Anggur Anda

Anggur adalah setengah camilan, setengah paksaan. Berkumpul seolah baru saja dicabut dari pokoknya, kulitnya kencang dan bersinar, mereka selalu menjadi kerumunan, pesta tersendiri. Ada kekuatan dalam angka, karena jika Anda makan satu saja, kenikmatannya akan terasa singkat: Lidah pecah, gula darah melonjak, dan semuanya berakhir. Ini lebih terasa menyembur daripada mengunyah, lebih mirip menyeruput daripada makan. Anggur bukanlah sesuatu yang berdiri sendiri. Anda memecahkannya segenggam penuh, satu demi satu, sampai Anda tidak bisa menghitung lagi.

Pada tahun 2023, anggur meja adalah buah ketiga yang paling banyak dibeli di Amerika Serikat, popularitasnya hanya dilampaui oleh pisang dan apel, menurut survei yang dilakukan oleh surat kabar industri hasil bumi The Packer. Apakah ini sebagian karena mereka hanya meminta sedikit dari kita? Siapa yang mau mengupas buah anggur? Letakkan cluster di piring dan sajikan.

Namun ada manfaatnya jika memperlakukan anggur secara lebih baik — sebagai bahan, sesuatu dengan berbagai corak rasa dan kemampuan untuk berubah. Panggang dalam oven sampai kulitnya mengerut dan pecah serta dagingnya menjadi kendur, hampir roboh. Apa yang tadinya nada manis yang tinggi dan lembut kini berubah menjadi tubuh dan kedalaman. Rasa dan teksturnya hampir sama: jammy dan louche, dengan semburat dark wine.

Raquel Villanueva Dang, koki dan pemilik Baby’s Kusina and Market di Philadelphia, memanggang anggur dengan thyme segar dan bumbu jamur (campuran jamur kering dan garam yang kaya akan umami), untuk menambah kesan bersahaja, dan memadukannya dengan bongkahan anggur. penghuni pertama dan ricotta, kocok hingga halus dan menggairahkan. Roti panggang Ricotta itu klasik. Kejutan di sini terletak pada taburan cuka balsamic, dimasak dengan madu dan patis — Tagalog untuk kecap ikan.