Boeing dalam Pembicaraan untuk Membeli Spirit AeroSystems, Pemasok yang Berjuang

Boeing mengatakan pada hari Jumat bahwa mereka sedang dalam pembicaraan untuk mengakuisisi Spirit AeroSystems, pemasok yang sedang kesulitan yang dikeluarkan oleh pabrikan tersebut hampir dua dekade lalu dan yang membuat badan pesawat jet 737 Max.

Dalam menyerap kembali Spirit, Boeing akan berupaya menyelamatkan dan merestrukturisasi mitranya yang bermasalah namun penting, yang telah terpukul oleh kerugian selama bertahun-tahun dan masalah pengendalian kualitas. Masalah yang dihadapi Spirit terkadang juga membatasi seberapa cepat Boeing dapat memproduksi pesawat Max, jet komersial terpopulernya.

Membawa kembali Spirit, salah satu pemasok utama perusahaan, akan menjadi perubahan strategis yang signifikan bagi Boeing, yang telah lama mengandalkan outsourcing untuk membuat pesawatnya. Strategi tersebut semakin mendapat sorotan di tengah kekhawatiran mengenai masalah kualitas Boeing.

Kedua perusahaan tersebut telah menghadapi pengawasan ketat sejak 5 Januari, ketika panel pada pesawat 737 Max 9 meledak saat penerbangan Alaska Airlines tak lama setelah lepas landas, sehingga penumpang terkena angin kencang di ketinggian 16.000 kaki. Pilot yang mengoperasikan pesawat mendarat dengan selamat dan tidak ada laporan cedera serius. Para ahli mengatakan kejadian ini bisa menjadi bencana besar jika terjadi di ketinggian yang lebih tinggi dan penumpang bergerak di sekitar kabin.

Dewan Keselamatan Transportasi Nasional mengatakan dalam sebuah laporan bulan lalu bahwa pesawat tersebut tampaknya meninggalkan pabrik Boeing tanpa baut yang diperlukan untuk menahan panel, yang dikenal sebagai penutup pintu, pada tempatnya. Penutup pintu digunakan untuk menutup celah di badan pesawat di mana pintu keluar darurat akan dipasang jika jet memiliki jumlah kursi maksimal.

Insiden ini terjadi setelah dua kecelakaan jet Max 8 pada tahun 2018 dan 2019 yang menewaskan hampir 350 orang. Regulator penerbangan melarang terbang pesawat Max selama hampir dua tahun setelah kecelakaan itu. Krisis ini merugikan Boeing sekitar $20 miliar.