26 C
Jakarta
Sabtu, Februari 4, 2023

Bahlil Lahadalia Targetkan RI Produksi Baterai Mobil Listrik di Semester I 2024

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia mengungkapkan produksi baterai kendaraan listrik atau electric vehicle (EV) pertama di Indonesia ditargetkan mulai 2024. Adapun ekosistem ini akan dikembangkan oleh LG Electronics (LG) di Karawang.
“Kita sudah membuat beberapa formulasi bahwa pembangunan ekosistem baterai mobil terus berjalan dan direncanakan tahun 2024 produksi kita sudah mulai berjalan di semester pertama 2024,” ujar Bahlil di Istana Negara Jakarta, Jumat (13/1).
Menurutnya, ekosistem dari hulu ke hilir antara Contemporary Amperex Technology Co., Limited (CATL) dan LG juga tahun ini sudah mulai dibangun. Untuk itu, pihaknya akan melakukan pembatasan terhadap pembangunan smelter yang tidak memiliki orientasi pada green energy.
“Ini sebagai bentuk dari kepedulian pemerintah dalam melakukan penataan terhadap pembangunan produk yang berorientasi pada green energy dan green industry,” kata dia.
Tidak hanya mobil listrik, jelas Bahlil, motor listrik juga tengah diatur formulasi sweeetener atau insentif demi melihat model apa yang paling pantas dan kompetitif untuk dibangun. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan membangun ekosistem kendaraan listrik dan motor untuk menciptakan lapangan pekerjaan.
Bahlil melihat beberapa negara lainnya, seperti Thailand banyak memberikan sweetener untuk merangsang industri kendaraan listrik. Hal ini membuat Indonesia tidak boleh kalah dari negara lainnya.
Selain itu, pangsa pasar di Tanah Air kendaraan listrik di Tanah Air sangat Besar. Ia meminta jangan sampai pasar Indonesia dimasuki produk asing.
“Kita melakukan penetrasi ke pasar ekspor, nah ini mungkin yang perlu saya sampaikan terkait dengan hal itu BUMN juga tadi disampaikan untuk melakukan penyiapan infrastruktur yang lain,” pungkas Bahlil.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles