25.1 C
Jakarta
Minggu, September 25, 2022

Aturan Super Ketat, Wanita Ini Ungkap Pramugari Dilarang Naik Berat Badan

Suara.com – Seorang mantan pramugari membeberkan kisah di balik pekerjannnya dulu yang ternyata penuh perjuangan. Tidak hanya dituntut untuk selalu mengenakan pakaian dan sepatu tertentu, ia juga dilarang naik berat badan.

Anna Hodd adalah seorang wanita yang pernah menjadi pramugari untuk maskapai asal Amerika Serikat. Ia bergabung dengan maskapai tersebut ketika masih berusia 21 tahun dan lulus dari perguruan tinggi pada tahun 1976.

Setelah beberapa lama di sana, ia memilih untuk meninggalkan pekerjaannya. Hal itu karena dia menganggap apa yang didapat tidak sebanding dengan pengorbanannya.

Dikutip dari laman Insider, Kamis (9/6/2022), memang ada beberapa pekerjaan yang memiliki aturan yang tidak hanya ketat, tapi juga terkesan kejam. Menurut wanita ini, pramugari adalah salah satu dari sekian pekerjaan tersebut.

Baca Juga: Dear Pencari Kerja, Ini 5 Cara Riset Perusahaan Sebelum Melamar Pekerjaan

Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)
Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)

“Setiap maskapai memiliki referensi masing-masing untuk rekrutmen karyawan. Walaupun begitu, untuk menjadi pramugari, pasti dilihat dari kecantikan, tinggi badan, dan berat badannya,” ungkap Hodd.

Sejak awal, sudah ada aturan terkait pakaian apa yang bisa dipakai, sepatu mana yang harus dikenakan, hingga perkara warna bibir. 

“Kami tidak bisa memakai lipstik sesuka kami. Ada aturan tentang itu dan jika warnanya terlalu pucat dan tidak menarik, taruhannya adalah pekerjaan kami,” jelas Hodd.

Sementara itu, terkait alas kaki, setiap pramugari wajib memakai heels, termasuk untuk perjalanan panjang. Hodd menceritakan bahwa ia pernah memakai heels selama 14 jam ketika bertugas dalam penerbangan menuju Kairo, Mesir.

Namun hal yang paling menyiksa adalah aturan terkait berat badan. Para pramugari dilarang menaikkan berat badan. Mereka harus memiliki berat maksimal sekitar 120 pound atau 54 kg.

Baca Juga: 4 Manfaat Riset Perusahaan Sebelum Melamar Pekerjaan, Jadi Lebih Siap!

“Ketika masuk ke sana, berat badanku tidak menjadi masalah. Namun, berbeda dengan teman-temanku selama pelatihan yang harus melakukan diet ketat,” tambah Hodd.

Tidak hanya itu, para pramugari yang selesai cuti karena hamil pun wajib mengembalikan berat badannya seperti semula dalam waktu singkat.

“Jika kamu cuti hamil, kamu hanya bisa kembali ke sana jika berat badanmu sudah dianggap ‘normal’. Ada pemeriksaan berat badan yang harus kamu ikuti,” ujar Hodd.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles