27 C
Jakarta
Jumat, Februari 3, 2023

Algoritma Instagram: Pengertian dan Cara Kerjanya

Setiap media sosial memiliki sistem algoritmanya tersendiri tak terkecuali Instagram. Algoritma Instagram biasanya menjadi salah satu kunci untuk memaksimalkan penerapan strategi pemasaran digital.
Penting bagi para pelaku usaha digital maupun para kreator konten untuk memahami cara kerja algoritma Instagram. Hal ini bertujuan agar konten-konten yang dibuat bisa menjangkau lebih banyak audiens.
Pada penjelasan artikel ini, How to Tekno akan menjabarkan pengertian dari algoritma Instagram dan cara kerjanya. Langsung saja cek uraian selengkapnya di bawah ini!
Instagram merupakan media sosial yang umum digunakan oleh anak muda bahkan orang tua. Media sosial ini memiliki fitur-fitur terbaru yang memanjakan penggunanya.
Tidak hanya sebagai media sosial pribadi, ada pula pengguna yang memanfaatkan Instagram sebagai ladang bisnis. Salah satu cara mengoptimalkan media sosial ini adalah dengan mengetahui cara kerja algoritma Instagram.
Dikutip dari buku Asam Manis Perjalanan Mama Muda Sulap 75 Ribu jadi 300 Juta karya Banin SN, algoritma adalah langkah-langkah untuk menyelesaikan masalah pemrograman komputer.
Sementara pengertian algoritma Instagram dijelaskan pada laman Influence Marketing Hub, yakni sebagai suatu parameter yang bisa menentukan konten yang banyak dilihat orang setiap kali pengguna membuka laman Feed.
Untuk menentukan hal tersebut, Instagram menggunakan berbagai aspek yang sudah dikumpulkan berdasarkan tingkah laku pengguna.
Aspek-aspek tersebut mencakup preferensi pengguna mulai dari waktu postingan yang dibagikan, media dan fitur yang digunakan, hingga seberapa sering interaksi yang dilakukan pengguna ke konten-konten tersebut.
Jika memiliki bisnis dan bekerja sebagai kreator konten, kamu perlu memahami cara kerja Algoritma Instagram sehingga bisa mengoptimalkan akun Instagram yang dimiliki.
Dikutip dari laman Store Sirclo, cara kerja algoritma Instagram dipengaruhi oleh berbagai aspek berikut ini.
Interaksi Pengguna
Algoritma Instagram mengasumsikan bahwa pengguna yang pernah berinteraksi dengan akun Instagram di masa lalu akan tertarik dengan konten baru yang kamu unggah.
Hal ini bisa ditandai melalui interaksi dari likes, tagged photos, hingga pesan langsung atau fitur direct message. Instagram akan memunculkan unggahan dari orang-orang terdekat si pengguna, bahkan dari orang yang mereka kenal di dunia nyata.
Interest atau Minat Pengguna
Cara kerja algoritma Instagram juga dipengaruhi oleh konten-konten yang disukai oleh pengguna. Jika pengguna sering menyukai konten tentang fesyen, unggahan yang akan sering muncul di Feed adalah konten-konten dengan tema fashion.
Feed antara pengguna satu dengan lainnya tentu akan berbeda. Sebab, setiap orang memiliki minat yang tak sama.
Ketepatan Waktu
Algoritma Instagram menganggap bahwa unggahan terbaru merupakan konten yang paling penting untuk diketahui oleh setiap pengguna. Karena itu, feed pengguna akan menampilkan lebih banyak foto atau video yang paling baru diunggah.
Frekuensi Penggunaan Aplikasi
Algoritma Instagram akan mengikuti frekuensi pengguna saat mengakses aplikasi. Contohnya, pengikut yang membuka feed 12 kali sehari, akan lebih cenderung melihat konten yang diunggah daripada orang yang hanya membuka Instagram 2 kali sehari.
Konten pada feed pengguna yang lebih sering membuka Instagram, akan lebih kronologis karena Instagram berupaya menampilkan konten terbaru dari yang diikuti.
Sementara itu, feed pengguna yang jarang membuka aplikasi hanya menyajikan highlight atau unggahan menarik yang ingin dilihat oleh pengguna saja.
Orang yang diikuti
Semakin banyak jumlah following pengguna, akan sedikit pula kesempatan bagi mereka untuk melihat seluruh konten yang diunggah.
Demikian faktor-faktor yang memengaruhi cara kerja algoritma Instagram. Semoga informasi di atas bermanfaat, ya!
(IPT)

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles