28.5 C
Jakarta
Jumat, Desember 2, 2022

Air Sungai Meluap Akibat Hujan Deras, 2 Kecamatan di Cianjur Terendam Banjir

Kecamatan Sindangbarang dan Cidaun, Cianjur, terendam banjir pada Sabtu (5/11) malam. Banjir disebabkan luapan sungai di wilayah tersebut yang dipicu hujan deras yang mengguyur sejak siang hingga malam.
Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Cianjur, Rudi Labis Wibowo, mengungkapkan pihaknya dibantu unsur TNI-Polri telah menerjunkan personel ke lokasi banjir untuk melakukan penanganan dan assessment.
Rudi mengatakan, ratusan rumah warga dan fasilitas umum seperti masjid yang ada di dua kecamatan tersebut terendam banjir.
“Personel Kepolisian dan TNI serta Retana (relawan tangguh bencana) sudah di lokasi. Kita masih melakukan penanganan dan assessment, hingga saat ini belum ada laporan korban jiwa. Semoga saja tidak ada,” kata Rudi kepada wartawan.
Rudi mengungkapkan, ketinggian air yang merendam sejumlah wilayah di dua kecamatan itu mencapai hingga tinggi pinggang orang dewasa.
“Kita menyiapkan aula desa dan kecamatan apabila ada warga yang harus diungsikan. Tapi, hingga saat ini warga masih tetap bertahan di rumahnya masing-masing. Sekalipun, sudah kita imbau,” jelasnya.
Banjir yang merendam dua kecamatan itu, lanjut Rudi memang tidak pernah berlangsung lama dan debit air cepat surut.
“Jadi memang, air yang merendam rumah warga dan fasilitas umum di wilayah itu debitnya cepat besar tetapi cepat juga surutnya. Semoga saja, air yang merendam rumah warga segera surut,” ujarnya.
Rudi mengimbau warga yang tinggal di wilayah rawan bencana, seperti tanah longsor, agar lebih waspada dengan potensi kebencanaan yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Segera lakukan evakuasi mandiri dan laporkan ke aparat setempat agar cepat dalam penanganan,” ungkapnya.
Jalan Provinsi Penghubung Cianjur-Garut Tak Dapat Dilalui
Akibat banjir tersebut, akses jalan provinsi penghubung Kabupaten Cianjur dengan Kabupaten Garut tak dapat dilalui. Salah satu penyebabnya, tanggung bendungan sungai Cidamar, Kecamatan Cidaun, jebol.
Seorang warga setempat, Rusmana (32), mengatakan akses jalan provinsi itu sementara tidak dapat dilalui kendaraan akibat ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa.
“Arus kendaraan dari arah Garut Selatan menuju Cidaun, Kabupaten Cianjur maupun dari arah sebaliknya sementara tidak dapat melintas. Banjir merendam Kampung Jogjogan dan Babakan, Desa Cidamar, Cidaun, Cianjur,” kata Rusmana.
Rusmana mengatakan, jebolnya bendungan Sungai Cidamar, Cidaun akibat meningkatnya debit air di sungai itu setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.
Selain menyebabkan akses jalan provinsi lumpuh, kata Rusmana, banjir juga merendam sejumlah permukiman warga.
“Saat ini yang terdata sekitar 30 kepala keluarga yang terdampak, kita masih melakukan evakuasi mandiri. Karena, arus air banjir juga cukup deras sehingga berisiko terbawa arus,” jelasnya.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles