27.8 C
Jakarta
Senin, Februari 6, 2023

5 Laga ONE Tercepat di 2022

Banyak penggemar seni bela diri tentu menantikan laga penuh aksi hingga ronde terakhir. Namun, sebuah laga yang berakhir cepat bisa memberi sebuah kesan tersendiri.
Sepanjang 2022, para atlet ONE Championship melakukan upaya terbaik mereka untuk mendapatkan penyelesaian kilat.
Memasuki 2023, berikut lima laga tercepat dari seniman bela diri ONE Championship yang terjadi pada 2022.
Dalam laga utama ONE: LIGHTS OUT, Thanh Le menghadapi Garry Tonon demi mempertahankan sabuk emas ONE Featherweight. Awalnya, Thanh Le menghindari upaya takedown Garry Tonon dan berbalik menyerang untuk menghujani lawannya dengan ground and pound.
Hanya memerlukan waktu 56 detik untuk Thanh Le mencetak kemenangan dan meninggalkan sang grappler elite tergeletak di tengah kanvas.
Grappler elite Rodrigo Marello menunjukkan kebolehan dalam debutnya di ONE 161 dengan mengunci Ruslan Bagdasarian lewat teknik ankle lock.
Wakil Evolve MMA tidak membuang waktu dan langsung menyasar kaki sang mantan atlet sambo, dan hanya dalam waktu 15 detik ia dapat mengakhiri perlawanan saingannya. Laga ini merupakan awal dari persaingan antara sambo dan BJJ di ONE.
Atlet Korea Selatan Woo Sung Hoon nampak ingin pulang lebih cepat dalam laganya di ONE: BAD BLOOD. Ia tak butuh waktu lama untuk menghabisi Yodkaikaew Fairtex.
Woo Sung Hoon hanya memerlukan 18 detik untuk mendaratkan sebuah tinju kanan yang keras dan beberapa pukulan tambahan untuk mengakhiri pertandingan perdananya.
Setelah memperlihatkan kekuatan dibalik pukulannya dengan dua KO berturut-turut di Circle ONE, sang striker asal Tiongkok, Meng Bo kembali menunjukkan kebolehannya dengan menyelesaikan Jenelyn Olsim dalam ajang ONE 164.
Meng Bo menunjukkan kemampuan tinjunya yang khas demi menyungkurkan sang atlet Filipina dalam waktu 24 detik saja.
Dalam salah satu KO yang paling mengesankan dalam tahun 2022, Giannis Stoforidis memperlihatkan para penonton mengapa ia dijuluki “Hercules” dalam laganya melawan Beybulat Isaev dalam ajang ONE: HEAVY HITTERS.
Kedua petarung kelas berat mengeluarkan tinju kiri secara bersamaan, namun kekuatan tinju sang atlet asal Yunani ini membuat pesaingnya tidak dapat kembali berdiri.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles