29.8 C
Jakarta
Jumat, Februari 3, 2023

5 Aksi Warga Terobos Iring-iringan Presiden Jokowi

Kunjungan Presiden Jokowi ke berbagai daerah selalu disambut meriah warga. Euforia mereka yang ingin melihat langsung Presiden Jokowi kerap membuat Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) kewalahan.
Jokowi sejak awal menjabat memang tak membatasi diri dengan masyarakat. Kaca mobil yang kerap dibuka untuk menyapa warga, hingga mengizinkan masyarakat bersalaman hingga selfie.
Teranyar, seorang wanita di Bali tiba-tiba mengadang mobil Jokowi yang sedang melaju pelan saat kunjungan. Paspampres di motor menghalau, tapi tangan perempuan sudah masuk ke dalam mobil karena kaca mobil memang tidak ditutup.
“Presiden tangannya ditarik-tarik, tapi Presiden menanggapi peristiwa tersebut dengan santai dan meminta Paspampres jangan berlebihan,” ucap Sekretariat Kabinet, Pramono Anung, yang semobil dengan Jokowi, Kamis (17/11).
Komandan Paspampres, Marsekal Pertama (Marsma) TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko, menyebut pihaknya rutin mengevaluasi kegiatan pengaman Jokowi.
“Setiap selesai kegiatan kita pasti ada kegiatan evaluasi. Yang kurang-kurang kita perbaiki dan sempurnakan agar ke depan tidak terulang lagi,” ujar Marsekal Wahyu.
Berikut kumparan rangkum sejumlah aksi penerobosan rombongan Jokowi.
September 2018 lalu, seorang wanita (TMN) memaksa masuk iring-iringan mobil rombongan Presiden Jokowi di Tol Jagorawi, Jakarta Timur.
Wanita ini mengemudikan mobil Suzuki Ignis dengan nomor polisi B 2473 TOL, ia mengendarai mobil dengan ugal-ugalan dan zig-zag saat berusaha menghalangi rombongan Presiden.
Bahkan, saat ia dipaksa menepikan kendaraannya oleh Paspampres, wanita itu malah meludah ke arah rombongan presiden kemudian mengacungkan jari tengahnya.
Wanita tersebut berhasil diamankan dan diinterogasi petugas. Namun ia menyangkal meludah ke arah rombongan Jokowi.
Seorang bocah penjual telur di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra) Farel nekat menerobos barikade Paspampres demi menawarkan dagangannya ke Presiden Joko Widodo. Aksinya itu terekam video kemudian viral, pada Selasa (27/09).
Farel berdesak-desakan dengan warga lainnya yang hendak bertemu dengan Jokowi. Sambil memegang wadah berisi telur, Farel kekeh menerobos barisan pengamanan ring 3 dari kepolisian.
“Pak Jokowi, Pak Jokowi,” ucap Farel saat berdesak-desakan dengan warga lain.
Ia berhasil melalui Paspampres dan bertemu Jokowi. Dalam pertemuannya dengan Jokowi, Farel tetap dijaga ketat oleh Paspampres. Tampak saat bertemu, Farel dan Jokowi berbincang sejenak terkait kegiatannya menjual telur.
Di akhir pertemuannya, Farel kemudian diberi oleh Jokowi sebuah amplop berwarna putih. Jokowi juga berpesan agar Farel berjualan yang rajin.
“Ya sudah jualan yang (rajin) ini dibawa (Jokowi memberikan amplop),” ucap Jokowi kepada Farel.
Pada Desember 2021, meski dijaga ketat oleh Paspampres, seorang kakek melempar sebuah kertas dan masuk ke dalam mobil yang ditumpangi Jokowi. Video itu tersebar luas di media sosial.
Peristiwa ini terjadi saat Jokowi meninjau korban erupsi Gunung Semeru di Lumajang. Dari video beredar, peristiwa itu terjadi saat Jokowi berjalan pelan sembari menyapa warga. Ia membuka kaca mobilnya sembari melambaikan tangan.
Di sisi kanan dan kiri, Paspampres mengawal Jokowi yang berjalan pelan dan mengawasi warga agar tak mendekat.
Februari 2018, Aris, seorang siwa SMA 1 Negeri Sawahlunto, Sumatera Barat, melakukan aksi nekat dengan menerobos Paspampres demi bisa bertemu Presiden Jokowi dan berpose dengan membentangkan bendera merah putih.
Melihat Aris menerobos Paspampres, Fotografer Kepresidenan Agus Suparto segera mengabadikan momen tersebut.
Daro foto yang diunggah Agus, Jokowi menyambut Aris dengan baik. Jokowi melambaikan tangan dan senyuman, sedangkan Aris yang berpose di luar mobil Jokowi membentangkan bendera Merah Putih.
Usai G20, Jokowi melakukan kunjungan kerja di Bali pada Rabu, (16/11). Mobil yang ditumpangi Jokowi melaju dengan kecepatan rendah, sedangkan Jokowi terlihat melemparkan sejumlah kaos kepada warga.
Iring-iringan Presiden Jokowi dan rombongan itu sempat terhenti secara mendadak, sebab seorang perempuan menerobos pengawalan Paspampres dan memasukkan tangan ke mobil Jokowi.
Sekretaris Kabinet Pramono Anung yang berada di dalam mobil tersebut menjelaskan, wanita tersebut ingin bersalaman dan meminta kaus.
Menurut keterangan Pramono, tangan Jokowi ditarik-tarik. Tapi Jokowi menanggapi peristiwa tersebut dengan santai dan meminta Paspampres jangan berlebihan.
Meski begitu, Paspampres Marsekal Pertama (Marsma) TNI Wahyu Hidayat Sudjatmiko menyebut pihaknya akan mengevaluasi insiden di Bali tersebut.
“Setiap selesai kegiatan kita pasti ada kegiatan evaluasi. Yang kurang-kurang kita perbaiki dan sempurnakan agar ke depan tidak terulang lagi,” ujar Marsekal Wahyu.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles