27.5 C
Jakarta
Sabtu, September 24, 2022

5 + 1 Alasan Squad PUBG Mobile Kamu Nggak Pernah Chicken Dinner

Apapun game yang dimainkan, kemenangan pastilah menjadi target utamanya. Tentu saja, kita harus melewati berbagai rintangan, demi mendapatkan rintangan tersebut. Termasuk juga saat bermain game PUBG Mobile, yang menurut saya tergolong sulit untuk bisa dimenangkan. Betapa tidak? Permainan multiplayer dengan konsep battle royale tersebut mengharuskan kita untuk mengalahkan semua pemain lain, dan harus menjadi the last man standing untuk bisa meraih kemenangan. Yang mana, peluang untuk bisa meraihnya tentu sangat kecil.

Tapi walau peluangnya kecil, nyatanya meraih Winner winner chicken dinner di PUBG Mobile bukanlah sebuah hal yang mustahil untuk dilakukan. Nah, jika ternyata kamu adalah salah satu pemain yang kesulitan untuk mendapatkan WWCD di game PUBG Mobile, khususnya setelah mencapai tier Platinum, mungkin 5 + 1 hal yang akan saya tuliskan disinilah yang menjadi penyebabnya:

1. Berpencar Terlalu Jauh

Salah satu hal yang paling menyebalkan saat bermain random squad adalah, seringnya para pemain berpencar terlalu jauh. Hal ini akan berdampak buruk jika ternyata ada teman dalam squad yang ter-knock down. Jika tidak ada rekan satu tim yang berada di dekatnya untuk mem-backup, maka bisa dipastikan ia akan langsung kembali ke lobby saat itu juga.

Berkurangnya satu orang dalam squad bisa menjadi kerugian bagi kita. Terlebih saat harus menghadapi serangan rush dari musuh saat circle sudah mengecil. Perlu diingat bahwa bermain PUBG Mobile itu bukan sekadar tembak-tembakan saja. Tapi harus ada strategi untuk membuka peluang, ataupun menutup kerugian posisi. Di sinilah peran rekan dalam squad menjadi sangat penting. Dan peran untuk mem-backup satu sama lain tidak akan bisa dilakukan jika kita berpencar terlalu jauh dengan rekan lainnya.

2. Tidak Ada Komunikasi

Jika memang kita mengincar kemenangan, komunikasi adalah hal yang sangat penting. Kalau memungkinkan, usahakan untuk selalu open mic, agar bisa menjalin komunikasi dengan baik walau dalam random squad sekalipun. Minimal, agar bisa saling mengabari posisi musuh jika ada yang melihatnya.

Komunikasi yang terjalin baik, bisa sangat penting untuk saling mem-backup rekan satu tim. Ini juga akan berguna agar tim dalam squad dapat bergerak secara kompak untuk menyusun langkah apa yang selanjutnya akan dilakukan. Dengan kekompakan yang ada, peluang untuk bisa meraih WWCD akan semakin bertambah walau skill pas-pasan sekalipun. Namun jika tidak memungkinkan untuk berkomunikasi melalui voice chat, cobalah untuk menggunakan fitur chat bawaan yang ada dalam game.

3. Tidak Menggunakan Earphone

Menggunakan earphone adalah syarat wajib jika ingin tampil kompetitif dalam game PUBG Mobile. Dengan menggunakan earphone, kita tidak hanya bisa mendengar suara dari rekan yang open mic, tetapi juga bisa membantu mengetahui posisi lawan dengan mendengarkan suara langkah kakinya. Menggunakan earphone sangat berguna dalam pertarungan jarak dekat. Entah itu saat kita sedang melakukan rush terhadap musuh, ataupun sebaliknya. Pastikan bahwa earphone yang digunakan tersebut sudah mampu menghasilkan suara stereo ya!

4. Kurang Latihan Tapi Nekat Barbar

Selain menggunakan earphone, kita juga perlu melakukan latihan agar bisa membuka peluang menang saat harus melakukan rush. Jadi, nge-rush itu tak hanya bermodal nekat saja! Karena kalau kita kurang latihan, besar kemungkinan malah justru kita langsung balik ke lobby dengan status too soon.

Bermain dengan mode Team Death Match bisa menjadi tempat yang ideal untuk berlatih. Khususnya untuk melatih skill bertarung di jarak dekat. Bukan sekadar berlatih untuk mengontrol recoil, tapi lebih kepada melatih refleks dan juga aim agar bisa lebih akurat. Sering-seringlah berlatih di mode ini agar bisa tampil barbar dengan elegan!

5. Koneksi Buruk

Koneksi internet bisa sangat berpengaruh terhadap kemenangan. Koneksi yang buruk, bisa membuat latihan kita menjadi sia-sia karena hampir pasti akan kalah dengan mereka yang punya koneksi internet yang lebih baik. Bukan cuma bakal membuat kita menjadi “kalah respon” akibat latensi yang tinggi. Yang paling parah, koneksi internet yang buruk dapat membuat karakter kita mendadak AFK akibat sinyal yang mendadak hilang.

Tentu saja hal ini sangat menyebalkan. Membuat usaha kita untuk bertahan jadi sia-sia hanya karena masalah koneksi. Maka, carilah operator seluler yang sekiranya punya jaringan yang stabil di tempatmu. Kalau bisa sih, cari yang latensinya rendah juga ya. Tanyakan pada teman-teman yang tinggal di sekitarmu untuk mencari referensi.

(Opsional) Hape Kurang Mumpuni

Walaupun bukan sebuah syarat mutlak, nyatanya hape yang kurang mumpuni juga bisa menjadi salah satu faktor kekalahan. Karena selisih respon yang sedikit saja, bisa sangat berpengaruh dalam menentukan kemenangan. Khususnya untuk game yang membutuhkan respon cepat seperti PUBG Mobile ini. Bayangkan saja, bagaimana jadinya jika hape mendadak nge-lag saat harus berhadapan dengan musuh? Pasti kita akan kesulitan untuk mengontrol jalannya permainan, bukan? Di sinilah pentingnya memiliki hape yang mumpuni.

Walaupun begitu, saya tidak menyarankan untuk memaksakan agar bisa membeli hape yang terlalu mahal jika memang tidak memiliki budget untuk itu. Apalagi kalau ternyata kamu masih sekolah. Jangan paksa orangtua untuk membelikan hape yang mahal yaa! Cari uang itu tak semudah memetik daun kelor!

Namun jika budget bukanlah masalah, tentu saja akan lebih baik jika membeli hape dengan spek mumpuni. Saya sendiri lebih suka menggunakan ROG Phone series karena bukan cuma punya performa tinggi, tapi juga punya fitur yang mendukung untuk urusan gaming.

Nah, itulah 5 + 1 faktor yang mungkin saja bisa menjadi alasan mengapa squad-mu tidak pernah bisa meraih WWCD. Walaupun tidak ada jaminan bagi kamu untuk bisa langsung WWCD setelah mengikuti saran yang dituliskan di atas, namun setidaknya, saya yakin nantinya kamu akan bisa tampil lebih kompetitif.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles