25 C
Jakarta
Minggu, November 27, 2022

1 Siswa Korban Ambruknya Atap SD Muhammadiyah di Gunungkidul Meninggal

Seorang siswa yang jadi korban ambruknya atap SD Muhammadiyah Bogor, Playen, Kabupaten Gunungkidul meninggal dunia. Korban sebelumnya diketahui dirawat di RSUD Wonosari.
Direktur RSUD Wonosari Heru Sulistyowati membenarkan korban yang berinisial FA (12) berjenis kelamin laki-laki telah meninggal dunia.
“Meninggal sekitar pukul 21.00 WIB,” kata Heru Sulistyowati kepada wartawan, Selasa (8/11).
Tak dijelaskan lebih jauh tentang kondisi korban. Namun, Heru mengatakan jenazah korban telah dibawa ke rumah duka di Playen.
Sebelumnya, seorang siswa yang menjadi korban ambruknya atap ruang jelas SD Muhammadiyah Bogor, Kecamatan Playen, Kabupaten Gunungkidul masih dirawat di RSUD Wonosari. Satu siswa tersebut mendapatkan perawatan di ruang ICU.
Kabag TU Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) RSUD Wonosari Sumartana menjelaskan bahwa korban diperiksa bagian kepala dan tengkorak. Korban diketahui mengalami luka di kepala bagian belakang.
“Sempat henti napas terus dikasih pertolongan ada reaksi. Setelah agak tenang dilakukan cek di radiologi, diperiksa kepala, lalu saat ini dirawat di ICU,” kata Sumartana kepada wartawan di Gunungkidul, Selasa (8/11).
Saat ini, menurut Sumartana kondisi korban yang berjenis kelamin laki-laki itu masih belum sadar. Tekanan darah korban juga masih tinggi.
“Mudah-mudahan kalau tensinya sudah agak turun bisa sadarkan diri,” katanya.

Related Articles

Stay Connected

0FansSuka
5PengikutMengikuti
0PelangganBerlangganan
- Advertisement -spot_img

Latest Articles