T’estimo by Sari Batubara Fokuskan pada Koleksi Hijab Wear Daily dan Premium Abaya

INILAH.COM, Jakarta-Desainer Sari Batubara lewat brand T’estimo saat ini memfokuskan diri pada koleksi hijab wear daily dan premium abaya. Perempuan asal Medan ini punya mimpi koleksinya kelak bisa dikenal masyarakat luas dan menjadi trend hingga ke mancanegara.

Perempuan kelahiran Medan, 5 april 1982 ini bercerita, sebelum menjadi desainer ia mengawali usaha di bidang fashion dengan membuka butik di Medan. Namun bakatnya di bidang fashion mendorongnya terjun menjadi perancang mode hingga sekarang. Setelah hijrah ke Ibu Kota, pada 2016 lalu ia membuat brand yang diberi nama T’estimo.

sari___1

“Kalau saya lihat justru orang Indonesia sangat kreatif sekali. Tidak condong ke Arab dan ke bule bulean juga, fashion sekarang kalau saya lihat tetap muslimah tapi bisa dipaki setiap hari,” kata Sari menanggapi trend fashion muslimah saat ini.

Sebagai pendatang baru di dunia fashion muslimah, pemilik nama asli Putri Kumala Sari Batubara ini sadar akan menemui banyak tantangan. Untuk itu, Sari berusaha membuat karya dengan berfokus pada salah satu trend dan membuat cirikhas dari koleksinya. Koleksi tersebut ia pamerkan di ajang Jakarta Fashion Weeks (JFW) 2019 lalu.

“Saat ini koleksi saya hijab wear daily dan premium abaya. Kemarin juga saya bawa 20 koleksi di JFW 2019. Saya buat abaya karena sangat senang dengan abaya Arab. Saya ingin buat warna lain selain hitam, jadi biar anak Indonesia punya warna lain selain hitam,” kata desainer yang tengah menyiapkan 15 koleksi untuk IFW 2019 mendatang.

sari___2

Lewat T’estimo, Sari Batubara ingin mengajak fashionista atau para pelanggannya untuk beramal secara tidak langsung. Sejak awal merintis T’estimo, Sari berkomitmen untuk menyisihkan sebagian keuntungan penjualan untuk didonasikan kepada sesama yang membutuhkan.

“Saya inti dari buat usaha ini adalah setiap penjualan ini 3 persennya saya sumbangkan buat charity. Insyallah biar berkah juga usaha saya dan berguna juga buat orang banyak,” ujar Sari Batubara.

LEAVE A REPLY